Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Jelang Ujian, SD Juara Yogyakarta Adakan Doa Bersama

Jumat, 27 April 2018

Yogyakarta, 27 April 2018 Persiapan SD Juara untuk mengantarkan siswa-siswinya kelas enam telah sampai di tahap akhir, dengan menggelar acara Doa bersama. Seluruh siswa kelas 6 bersama orang tua, serta Guru SD Juara Yogyakarta turut hadir mengikuti kegiatan ini. Kegiatan yang bertempat di aula ini di mulai pukul 09.00 – 11.00 WIB.

Kegiatan dibuka dengan tilawah yang dibacakan oleh salah satu siswa kelas enam. Selanjutnya sambutan dari kepala sekolah bu Lilik Siswati,S.Pd.I, dengan memeberikan motivasi kepada seluruh siswa agar siap menghadapi ujian dan orang tua memberikan dukungan sepenunya selama ujian berlangsung dan ujian ini bukanlah satu-satunya ujian, melainkan hanya sebagian kecil dari ujian yang alloh berikan.
Kemudian, sambutan dilanjutkan oleh wali kelas 6 bapak Bangun Setyo Nugroho. Beliau juga manyampaikan bahwa siswa kelas 6 yang sekarang ini benar-benar luar biasa, baik dari segi akademik maupun kepada Bapak/Ibu Guru dan harapannya siswa dan siswi kelas 6 ini dapat mengikuti ujian dengan lancar.

Acara inti pun di isi dengan tausiah oleh ustad. Dudi Rosyadi, serta ditutup dengan doa bersama. Setelah do’a bersama selesai, siswa diminta sungkem kepada masing - masing orang tua untuk meminta maaf atas segala kesalahan mereka, sekaligus memohon doa restu agar selama ujian berlangsung diberikan kemudahan dan kelancaran. Terdengar suara isak tangis haru dari seluruh siswa dan orang tua saat sungkeman berlangsung. Para Guru pun meneteskan airmata ketika satu persatu siswa meminta maaf dan memohon doa restu. Ya Allah…semoga engkau selalu melindungi siswa kelas 6 SD Juara Yogyakarta. Karuniakanlah kemudahan dan kelancaran disetiap urusan baik mereka. Semoga sukses dan berhasil anak-anak tercinta. Aamiin.
by:sdj jogja

Outing Siswa Kelas 2 di languna Depok

Rabu, 25 April 2018

Laguna Depok, ternyata ...
begitu banyak menyediakan wahana belajar. Siswa SD Juara hari ini terlihat begitu bahagia, pasalnya hari ini mereka mengalami, menemui banyak hal yang menumbuhkan gairah belajar mereka.
Selasa sore, 24 April mereka bergerak menuju Lagua Depok dengan diiringi hujan cukup deras, bahkan sebelumnya puting beliung sempat nyaris menghentikan dua siswa untuk urung berangkat. Sepanjang perjalanan kami hany bisa berdizikir memohon kasihNYA agar alam ini segera bersahabat.
Dan Allahu Akbar, Allah berkenan mengabulkan. Anak anak mendapat banyak hal seperti yang diharapkan. Belajar rasi bintang, bakar jagung, menikmati sunrise, menjala dan mengenal jenis jenis ikan, naik kapal, dan seterusnya.
Terimakasih ya Allah, betapa Engkau begitu sayang pada kami. Dengan dukungan dari walimurid yang luar biasa anak anak dapat memuaskan dahaga belajarnya dengan tetap berbahagia.

Qur'an Camp SD Juara Yogyakarta

Selasa, 24 April 2018

SD Juara Yogyakarta melaksanakan Quran Camp pada tanggal 20 dan 21 April 2018 yang bertempat di Pondok Pesantran Al Banjari Ngoto Tamanan Banguntapan Bantul. Sebanyak 40 siswa yang sudah hafal juz 30 dan yang sudah lebih dari juz 30 mengikuti acara Quran Camp.

Acara dimulai pada Hari Jumat, 20 April 2018 pukul 16:00 WIB dimana semua anak dikumpulkan dipendopo untuk mengikuti pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ibu Lilik Siswati selaku Kepala Sekolah. Acara kemudian dilanjutkan dengan shlat magrib berjamaah dan AlMatsurat bersama. Setelah shalat bersama kemudian ada sesi motivasi yang disampaikan oleh Bapak Bangun Setyo Nugroho yang menyampaikan tentang berbagai cara menghafal Al Quran dan manfaat jika kita menghafal Al Quran. Bapak Bangun juga memperlihatkan video tentang orang non muslim yang diperdengarkan ayat Al Quran yang kemudian orang tersebut terlihat sangat nyaman mendengarkannya. Itulah bukti bahwa ayat Al Quran sangat memperngaruhi jiwa seseorang. Setelah motivai Selesai semua siswa dibagi menjadi beberapa kelompok untuk murojaah kembali surat di Juz 30 kepada masing masing pendamping. Anak anak sangat bersemangat untuk menyetorkan hafalannya. Bahkan sampai jam 24.00 masih ada anak yang ingin setoran hafalan karena semangat ingin hafal juz 30.

Pagi hari dibuka dengan shalat tahajud dan dilanjutkan shalat sbuh berjamaah. Kemudian siswa berolahraga dan berkunjung dimuseum penerbangan Ngoto. Setelah selesai berolahraga dan bersih bersih siswa kembali khusu’ mengikuti rangkaian acara penyerahan sertifikat hafalan juz 30. Bapak Drs. Sukardi selalu Pengawas SD dari Dinas Pendidikan Kota Yogyakarta menyampaikan harapan dan pesan kepada anak anak untuk terus menghafal Al Quran tidak hanya juz 30 tapi berlanjt ke juz yang lain. Disesi penyerahan sertifikat semua anak dipanggil satu persatu ke depan untuk menerima sertifikat hafal juz 30 yang diserahkan oleh ibu Lilik Siswati dan Bapak Drs, Sukardi. Beberapan anak terlihat tak kuasa membendung air mata tanda terharu dan bangga bahwa mereka bisa menghafalkan Al Quran. Bahkan disesi pemberian mahkota kepada orang tua semua anak menangis haru menyematkan mahkota dikepala orang tua masing masing. Para orang tua menyambut anaknya dengan pelukan dan tangisan haru bangga atas hafalan yang telah mereka capai mengagungkan ayat ayat Allah. Ust.Dudi Muhammad Rosyadi dia khir acara menyampaikan bagaimana Allah memberi kemudian untuk setiap orang yang menghafal Al Quran dan dilanjutkan dengan doa penutup.

“Saya menangis membayangkan bahwa saat saya memberikan mahkota itu benar benar terjadi besok di surga buk” ujar Nabila siswa kelas 6 ketika ditanya kenapa kemarin menangis saat memberikan mahkota.

Semoga Allah selalu memberkahi setiap langkah anak anak kita dalam menghafal Al Quran. Dan memberikan selalu kemudahan. Aamiin
by: sri ummiyati

USEK Siswa Kelas Enam SD Juara Yogyakarta

Yogyakarta. Sebanyak 24 siswa kelas 6 SD Juara melaksanakan USEK/Ujian Sekolah yang dimulai pukul 08.00 - 10 WIB. Adapun mata pelajaran yang di ujikan diantaranya IPS, PKn, Bahasa Jawa dan SBK. Ujian yang diselenggrakan selama dua hari ini merupakan serangkaian tahapan kelulusan bagi siswa kelas enam serta untuk mengukur capaian kompetensi siswa.




Festival Permainan Tradisional Ala Kelas Tiga

Kamis, 19 April 2018

Yogyakarta. Semangat untuk memperkenalkan permainan tradisional masih terasa kental diantara siswa kelas tiga. Setelah sebelumnya mereka yang bermain, kini saatnya mereka sebagai tim penyelenggara untuk mengenalkan permainan tradisional kepada adik kelasnya yaitu kelas satu dan kelas dua, yang di rangkai dalam satu tema “Fetival Permainan Tradisional SD Juara Yogyakarta”.

Festival yang disambut meriah oleh siswa kelas 1 dan 2 ini berlangsung pada hari rabu (18/04/2018) pukul 09.30 hingga pukul 11.00 WIB, dan dimulai dengan pembacaan tilawah, sambutan serta pembagian kelompok oleh siswa kelas tiga. Adapun macam perlombaan, diantaranya lomba lari kelereng, memasukkan paku kedalam botol, lompat tali, bakiak, dakon, engklek dan catur.

Semangat serta keceriaan pun masih nampak terlihat di antara teriknya panas matahari yang semakin meninggi. Permainan pun selesai, saatnya penangung jawab penyelenggara festival maju kedepan panggung mengumumkan hasil perlombaan dan membagikan hadiah berupa voucer gratis jajan dikantin seharga 2.000,-


Ujian Praktik IPA Kelas 6

Selasa, 17 April 2018

Yogyakarta, sebanyak 21 siswa kelas 6 SD juara Yogyakarta telah mengikuti ujian praktik IPA Selasa (17/04/2018) lalu. Ujian praktik yang di pandu oleh Bu khotim dan Bu Ranti ini dimulai dari pukul 08.00 hingga menjelang adzan Dzuhur. Adapun yang diujikan diantaranya pertama, siswa praktik menyusun rangka tubuh manusia dan setelah terbentuk menjadi rangka tubuh, siswa pun diminta untuk menyebutkan minimal 4 fungsi rangka manusia. Kami, siswa praktik mengelompokkan jenis makanan karbohidrat, protein, vitamin, dan lemak. Ketiga, siswa diminta membuat kincir angin dari kertas lipat dan terakhir siswa praktik mencangkok.
"Alhamdulillah, praktik pembelajaran IPA ini berjalan dengan lancar, namun masih ada beberapa siswa yang tampak kesulitan saat mengikuti praktik ujian ini".kata Bu Ranti salah satu pengawas ujian praktik IPA.
Sementara itu, masih ada tiga siswa yang akan mengikuti ujian praktik IPA susulan karena tidak mengikuti ujian praktik IPA Selasa kemarin.

TPM Silang kelas 6

Minggu, 15 April 2018

Yogyakarta, Siswa kelas enam telah selesai mengikuti tes pendalaman materi / TPM silang selama tiga hari yaitu selasa,Rabu dan Kamis pekan lalu. Adapun mata pelajaran yang di ujikan diantaranya Bahasa Indonesia, Matematika dan IPA.
TPM silang ini merupakan simulasi dari USBN yang akan mereka ikuti pada awal bulan mei mendatang, dengan pengawas dari luar. Selama TPM ini berlangsung, siswa kelas 1 diliburkan tiga hari, dan siswa kelas 2-5 mendapat libur sehari, serta mengikuti pembelajaran di luar.
Bapak Bangun sebagai wali kelas enam menyampaikan bahwa masih banyak siswa yang masih bingung dan salah mengisi kolom data diri di LJK,serta masih ada siswa yang tidak membawa pensil 2B saat ujian,padahal sudah di sosialisasikan sebelum TPM silang ini berlangsung.
"Mudah-mudahan saat USBN berlangsung tidak lagi ada siswa yang lupa membawa pensil 2B" ujarnya.

Siswa Kelas Lima SD Juara Yogyakarta Membuat Siomay

Jumat, 13 April 2018

Yogyakarta, siomay merupakan salah satu makanan yang sangat digemari oleh semua orang. Makanan yang berasal dari mongolia Dalam ini makin marak di indonesia. Di Indonesia sendiri makanan siomay telah berinovasi dengan varian rasa, seperti udang, ikan, maupun daging ayam.

Tak ada salahnya belajar pembuatan siomay ala negara indonesia, sama seperti kelas lima yang tengah membuat siomay di salah satu kedai makanan siomay milik pak Harri (12/04/2018) yang beralamt di jalan soka no 26 cileban umbul harjo serta telah memiliki sertifikat halal dari MUI.

Sebelum membuat siomay, terlebih dahulu para siswa mendengar sosialisasi proses pembuatan siomay dari salah satu karyawan yang bekerja dikedai tersebut. Pengolahan siomay dikedai ini dilakukan sendiri karena untuk menjamin kebersihan dan kehalalan siomay. Sosialisasi pun selesai, dan saatnya siswa mencoba membuat siomay. Setelah pembuatan siomay selesai, siswa pun mendaptkan 1 bungkus siomay yang lengkap dengan bumbu serta lainnya.

“enak bu siomaynya, ternyata gag terlalu sulit juga ya bikin siomay” ucap Ahim salah satu siswa yang mengikuti proses pembuatan siomay.

Parenting School : Peran Orang Tua dalam pengawasan dan bahaya gadget untuk anak

Kamis, 05 April 2018

Yogyakarta, 5 April 2018 parenting school merupakan kegiatan rutin di SD Juara yang dilaksanakan pada hari kamis di setiap awal bulan. Dengan adanya parenting school ini para orang tua dapat memperoleh pengetahuan baru baik seputar pendidikan anak, informasi dari sekolah maupun sebagai wadah silahturahmi antara orang tua siswa yang satu dengan orang tua siswa yang lainya. Pada parenting School kali ini SD Juara mengangkat tema “Peran Orang Tua dalam pengawasan dan bahaya gadget untuk anak”, dengan menghadirkan narasumber Ustd. Munif Tauhid,S.Psi, psikolog sekaligus pengasuh Sajada dan Sasisoma Geronimo FM.

Beliau menyampaikan bahwa saat ini banyak sekali orang tua yang membiarkan putra-putrinya bermain gadget, tidak tangung-tangung seharian pun diizinkan kepada anak tersebut untuk bermain gadget, bahkan gadget menjadi solusi untuk anak yang rewel saat ibunya sedang mengikuti arisan ataupun pengajian.

“Kalau menurut penelitian anak diberikan gadget usia baligh sekitar usia-usia SMP, dan hanya diberikan waktu dua jam saja untuk diperbolehkan bermain gadget, selebihnya tidak boleh” ungkapnya.

Selain itu beliau menambahkan era yang akan datang akan tumbuh profesi-profesi baru yang berhubungan dengan dunia internet, jadi tidak memerlukan seragam kerja lagi, cukup bekerja dirumah membuka kantor sendiri, semisal pembuat web yang hanya cukup bekerja dirumah melayani konsumennya lewat internet.

Lebih lanjut lagi beliau menyampaikan untuk berhati-hati bagi para suami istri, banyak perceraian disebabkan karena selingkuh yang berawal dari foto selfi yang diungah dimedsos lewat gadget, terlebih para istri yang suka foto selfie, kecantikan seorang istri hanya boleh dinampakkan untuk suaminya saja, wanita telah menikah hukumnya haram ber foto selfie dan mengungahnya ke medsos.

"Anak kita tidak lahir di zaman yang sama dengan kita, mereka lahir di zaman era digital, jadi solusinya boleh diberikan gadget tapi di batasi pemakaiannya, hanya 2 jam dan diberi pilihan serta didampingi"ujarnya.



Memahami Sejarah Melalui Drama

Yogyakarta, siang itu di ruang kelas lima SD Juara Yogyakarta nampak berbeda dari biasanya. Terlihat didalam kelas tersebut beberapa siswa ada yang memakai peci, memakai pakaian tradisional dan membawa bendera merah putih, serta tampak ada salah satu siswa membaca di selembar kertas yang tergengam ditangannya. Sedangkan siswa yang lainnya tampak tengah menonton adegan dari teman lainnya. Ekspresi mereka pun bermacam-macam ada yang sangat serius bahkan ada yang tersenyum sekaligus tertawa melihat adegan didepan mata mereka.

Bermain peran, itulah yang tengah mereka lakukan. Kegiatan (03/04/18) ini diikuti oleh 25 siswa kelas lima dengan memerankan perannya masing-masing sebagi tokoh dalam peristiwa rengasdengklok. Dimana rengasdengklok merupakan salah satu nama kota kecil di jawa barat yang merupakan bagian dari sejarah proklamasi.

Bu Khotim sebagai wali kelas lima mengatakan, melalui kegiatan bermain peran ini siswa diharapkan lebih menjiwai peristiwa sejarah karena seolah-olah mereka menjadi pelaku sejarah dan dengan bermain peran dapat mengurangi kejenuhan siswa terhadap pelajaran serta memudahkan siswa untuk mengingat pelajaran tersebut”.
by : siti khotimatul M

Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga