Blogger Widgets
News Update :

`

`

Hidup Sehat Tanpa Asap Rokok

Selasa, 21 November 2017

“Siapa yang tahu ada berapa banyak kandungan zat kimia dalam rokok” tanya tim CSF (Citra Sehat Foundation) RZ pada siswa/i SD Juara Yogyakarta. Anak-anak mulai berbisik-bisik mencoba menerka-nerka. Dalam asap rokok terkandung lebih dari 4.000 zat kimia diantaranya bahan cat, pemutih, dan bahan baterai jelas tim yang dimotori oleh Bapak Alvian yang membuat anak-anak terkejut karena perkiraan mereka meleset. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional atau yang biasa disingkat HKN, Tim CSF menjelaskan tentang bahaya dari menghisap asap rokok atau tembakau. Rokok jika tidak dihisap bukanlah barang yang berbahaya. Yang berbahaya adalah ketika rokok dihidupkan dan asapnya terhisap. Momentum peringatan HKN yang ke 53, dimanfaatkan Tim CSF RZ untuk mensosialisasikan hidup sehat tanpa asap rokok di SD Juara Yogyakarta pada tanggal 17 November 2017. Rokok dipilih karena remaja dewasa ini semakin rentan menjadi perokok aktif apalagi di lingkungan keluarga dan masyarakat mereka belum mampu terbebas dari asap rokok. Di sisi lain data statistik dari berbagai sumber menunjukkan peningkatan secara signifikan terhadap perokok aktif dikalangan anak dan remaja. Materi Sosialisasi dikemas dalam bentuk yang menarik diantaranya menampilkan beberapa iklan rokok. Membeberkan peringatan secara tersirat maupun tersurat tentang bahaya merokok yang selalu ditampilkan dalam iklan. Data statistik tentang jumlah mereka yang terpapar rokok. Bahan dan kandungan rokok hingga peragaan tentang bahaya rokok menggunakan alat sederhana berupa botol air mineral bekas yang diisi air dan didalamnya dimasukkan asap rokok kemudian asap rokok diserap dengan tisu. Hasilnya membuat anak-anak terkejut karena tisu yang semula putih ketika terkena asap rokok berubah menjadi coklat dan kemudian hitam tergantung dari seberapa banyaknya zat yang terkandung dari rokok terhisap. Sosialisasi tentang hidup sehat bebas asap rokok diakhiri dengan wawancara khusus terhadap beberapa anak kelas 5 dan 6 terutama anak laki-laki. Mereka ditanya terkait pernah tidak merokok dan berapa kali pernah melakukannya. Hasilnya, hampir semua anak-anak laki-laki yang ditanya mengaku pernah merokok meski sekali. Acara ditutup dengan menandatangani lembar komitmen untuk tidak merokok dimanapun dan kapanpun oleh siswa/i kelas 5 dan 6. Lembar komitmen yang sudah ditanda tangani oleh anak-anak akan dipajang di depan kelas dengan harapan menjadi pengingat anak-anak setiap saat ketika mereka khilaf hendak merokok.
Share this Article on :

0 komentar:

Posting Komentar

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga