Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Siswa Kelas 4-6 SD Juara Yogyakarta Nobar G30SPKI Bersama Guru dan Bapak Koramil

Kamis, 28 September 2017

Yogya, 29 september 2017, Peristiwa G30S/PKI merupakan babak sejarah paling abu-abu di tanah air Indonesia dimana para jendral,para ulama,para santri menjadi kekejaman partai komunis indonesia. Untuk mengingatkan sejarah kelam ini, sd juara bersinergi dengan koramil baciro mengadakan nobar G30SPKI di aula bersama siswa kelas 4-6 yang sebelumnya film ini telah diedit terlebih dahulu. Sebelum nobar siswa di beri pengarahan oleh pak amir berupa pengenalan G30SPKI itu apa? dan untuk apa sih kita nobar G30SPKI? selain itu pak amir juga menegaskan bahaya PKI/Partai Komunis Indonesia bagi bangsa indonesia. Pemutaran film yang berdurasi satu jam ini cukup menyita perhatian siswa. "Ternyata partai komunis itu menakutkan ya bu,jadi tahu perjuangan pahlawan dulu mempertahankan indonesia" kata mbk oliv siswa kelas 6 saat ditanya pendapatnya tentang nobar film G30SPKI. Pak sugeng sebagai perwakilan koramil kelurahan baciro menyampaikan kepada siswa bahwa film ini merupakan bukti sejarah kelam PKI yang wajib diketahui oleh siswa agar tidak terulang kembali. Diakhir nobar siswa kelas 4-6 berfoto bersama bapak korawil.

TAMANISASI SD JUARA YOGYAKARTA

Jumat, 22 September 2017

Seluruh siswa kelas 1-6 SD Juara yogyakarta beserta bapak/ibu guru melakukan tamanisasi, tamanisasi ini merupakan salah satu wujud dari program adiwiyata dan SD Juara yogyakarta merupakan sd imbas adiwiyata dengan sekolah induk sd unggaran. Kegiatan tamanisasi ini berlangsung setelah sholat dhuha berjamaah dan diakhiri pukul 11.00 wib. adapun pembagian tamanisasi ini yaitu siswa kelas 1 di sekitar depan kelas, siswa kelas 2 di lantai atas depan kelas, siswa kelas 3 di sekitar depan kantin, siswa kelas 4 di lantai atas depan kelas dan tangga, siswa kelas 5 di lantai atas depan kelas dan sekitar tangga serta kelas 6 di sekitar halaman barat masjid. Sebelum proses tamanisasi berlangsung setiap kelas siswa diberi instruksi oleh masing-masing wali kelasnya dan sebelum proses tamanisasi terlihat tanaman dalam setiap pot kering dan tanahnya berkurang, kemudian saat proses tamanisasi berlangsung siswa memisahkan, menambah media tanam dan menyiramnya serta merapikan dan membersihkan dengan cara di sapu. Selain itu, siswa kelas enam juga diminta menyelesaikan pembuatan pot dari botol bekas. Selama proses tamanisasi ini berlangsung seluruh siswa dan guru terlihat sangat antusias. Kegiatan ini dilakukan tidak lain agar terlihat indah,asri dan sejuk serta dapat mengatasi kebisingan mengingat lokasi SD Juara yogyakarta dekat dengan jalan raya.

Longmarch Siswa Kelas 4-6 SD juara Yogyakarta

Rabu, 20 September 2017

Longmarch merupakan salah satu agenda rutin yang dilakukan oleh SD Juara yogyakarta yngbertujuan untuk melatih siswa dalam hal kedisiplinan, daya juang, dan kerjasama, agar didalam diri setiap siswa terdapat sikap saling menghormati, saling menjaga dan saling berteloransi. Dan pada kesempatan longmarch kali ini diikuti oleh siswa kelas 4-6 dengan pendamping 8 guru, serta lokasi yang digunakan yaitu di hutan pinus asri imogiri bantul. Kegiatn longmarch ini merupakan serangkain dari mabit dihari sebelumnya. Siswa berangkat ke lokasi pukul 06.00 wib dan pulang pukul 15.30 wib. kegiatan ini mengajak siswa untuk mentadaburi alam dan selalu bersyukur atas segala nikmat dan anugrah yang telah allah berikan. Melalui medan yang terjal dan melelahkan membuat siswa untuk terus berjuang dan bertahan hingga mencapai garis finish.

Mabit Siswa kelas 4, 5 dan 6 SD Juara Yogyakarta

Selasa, 19 September 2017

Untuk meningkatkan pemahaman peserta didik terhadap nilai-nilai ruhiyah dan menumbuhkan motivasi belajar SD Juara Yogyakarta pada hari Selasa/19 September 2017 mengadakan malam bina iman dan taqwa (mabit) dengan peserta kelas atas yang berkumpul di sekolah untuk mengikuti serangkaian acara yang telah direncanakan oleh bapak dan ibu guru. Diawali dengan pembukaan dan penyampaian tata tertib dan susunan acara, para siswa kelas 4, 5 dan 6 memperhatikan dengan seksama arahan dari bapak dan ibu guru. Selanjutnya semua siswa melaksanakan sholat maghrib berjamaah, membaca dzikir maktsurat dan murojaah beberapa surat dari juz 30. Setelah itu melaksanakan sholat isya bersama lalu menyimak motivasi yang di sampaikan oleh ust. Sholihin Abu Izzudin.From Zero to Hero itulah tema mabit SD Juara Yogyakarta malam ini, 19 September 2017. Bermula dari nol, dari tidak mengerti sesuatu kelak mereka akan mampu menjadi pahlawan pemimpin ummat Islam baik di Indonesia maupun diseluruh dunia. Meskipun mata sudah mulai mengantuk namun seluruh peserta tetap bersemangat mengikuti. Ditambah gaya khas Ustadz Sholihin membakar dan menghidupkan suasana pada malam itu. Seluruh siswa yang hadir termotivasi untuk memiliki mimpi yang tinggi dan berusaha meraihnya dengan konsep DUIT (Doa-Usaha-Ikhtiar-dan Tawakkal). Dengan demikian bukan tidak mungkin semua asa mereka akan terwujud sehingga terlahir manusia yang bermanfaat dambaan ummat. Acara berakhir pukul 21.30 dan selanjutnya beristirahat untuk persiapan sholat tahajut dan longmarch esok hari.

Pengajian Orang Tua Siswa SD Juara

Pendidikan merupakan tanggung jawab bersama. Anak sebagai amanah dari Allah swt yang harus dididik dan dijaga agar kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, bangsa dan negaranya maka perlu kiranya ada upaya kerja sama baik dari lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat. Sebagai wujud tanggung jawab tersebut, SD Juara pada 19 September 2017 mengundang para orangtua wali kelas 4, 5 dan 6 untuk berdiskusi dan belajar bersama dengan menghadirkan Ust. Sholihin Abu Izzuddin, motivator sekaligus penulis produktiv salah satunya buku yang berjudul Zero to Hero. Tak kurang dari 90 % orangtua yang hadir sangat antusias menyimak materi dan bertanya terkait banyak hal. Tak sedikit pula yang menitikkan air mata karena tersentuh dengan pesan-pesan yang disampaikan Ust. Sholihin Abu Izuddin. Acara berlangsung dimulai dengan sholat maghrib berjamaah sampai bada isya pukul 20.15.

Kunjungan Siswa Kelas 1 dan 5 SD Juara Yogyakarta ke Dinas Pertanian Kota Yogyakarta

Jumat, 08 September 2017

Yogyakarta, 8 september 2017 siswa kelas 1 dan 5 SD Juara Yogyakarta mengunjungi pameran di dinas pertanian dan pangan yogya. Kunjungan ini dalam rangka hari pangan dunia serta bertujuan untuk mengenalkan aneka tanaman dan pangan lokal serta pengolahannya. Dengan kunjungan ke beberapa stand siswa dapat mengetahui benih padi, bibit padi yang dipolibag dan aneka jenis beras, uwi, jagung, ketela dan lainnya serta macam olahanya dari tepung hingga makanan ringan. Tanaman sayur serta aneka buah. Anak-anak pun membawa bibit sawi di polibag kecil. Kunjungan Dilanjutkan dengan duduk di depan panggung utama untuk melihat demo olahan wedang uwuh. Hingga ada 9macam inovasi wedang uwuh. Beberapa bisa menjawab dan mendapatkan doorprize. Anak-anak juga menjawab kuis tentang pangan dan pertanian di pohon kuis dan mendapatkan macam-macam hadiah.

Fitrah Based Formal Education di kelas dua

Kamis, 07 September 2017

Kamis, 7 September 2017 menjadi ajang sharing buat walimurid kelas 2. Pasalnya ada bahasan menarik tentang pendidikan masa depan, Fitrah based Formal Education. Sebuah konsep yang mengajak para guru dan orangtua untuk menempatkan sekolah sebagai tempat yang kondusif untuk menumbuhkan fitrah anak anak agar secara bertahap mereka tumbuh menjadi insan yang selaras dengan tujuan penciptaannya. Diskusi hangat ada di forum tersebut. Apa sebenarnya tugas utama di kelas bawah sebagai pendidikan dasar yang akan menjadi bekal untuk tahapan pendidikan berikutnya. Tak lain dan tak bukan, adalah menumbuhkan fitrah iman. Yakni, menanamkan rasa cinta kepada Allah dan Rasulnya serta bangga beragama Islam. Selain itu Pendidikan Dasar juga mengemban amanah untuk menumbuhkan fitrah belajar dan fitrah seksualitas. Dan upaya untuk menumbuhkan fitrah tersebut pasti melibatkan peran orangtua. Apa saja peran sederhana yang harus dilakoni para orangtua? Sebagian peran tersebut dimanifestasikan dalam bentuk syiar yang juga menjadi agenda penting dalam forum parrenting tersebut, baik syiar untuk anak, ayah maupun ibu. Semoga dengan komunikasi yang dekat seperti ini akan lebih mudah menyelaraskan pola pendidikan antara di rumah dan sekolah.

SEMARAK KEGIATAN BELAJAR DI LUAR KELAS SD JUARA YOGYA

Yogyakarta, 7 September 2017 Diseluruh sekolah di Kota Yogyakarta mengadakan pembelajaranpenuh kegembiraan secara serentak di(luar)kelas. Program ini digagas oleh Kerlip ( Keluarga Peduli Pendidikan ) . Begitu juga dengan SD Juara Yogyakarta hari ini yang juga ikut serta melaksanakan program tersebut. Dimulai jam 07:00 Seluruh siswa berkumpul di halaman sekolah kemudiandilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya , Hari Merdeka dan Tanah Airku dilanjutkan Simulasi Tanggap Bencana dan menyanyikan Lagu “ Klo Ada Gempa”. Setelah selesai Simulasi Tanggap Bencana, Siswa diajak untuk antri Cuci Tangan di air mengalir sebelum makan bersama makanan tradisional yang sudah dibawa dari rumah. Siswa belajar berbagi makanan kepada sesama teman dan mengenal berbagai macam makanan tradisional yang jarang mereka makan. Hal ini sekaligus memberikan edukasi kepada siswa bahwa makanan yang enak bukan hanya makanan siap saji tapi makanan yang diolah secara tradisional juga jauh lebih enak. Selesai makan bersama Siswa kemudian melanjutkan tamanisasi dilingkungan sekitar sekolah untuk menjaga kebersihan dan menyiram tanaman.

SISWA KELAS 3 SD JUARA ANTUSIAS BELAJAR TENTANG HEWAN

Rabu, 06 September 2017

Yogyakarta, 6 September 2017 Belajar Asyik dan Menyenangkan tidak melulu harus di Sekolah dan didalam Kelas. Hari ini Rabu, 6 September 2017 Siswa Kelas 3 SD Juara Yogyakarta mengadakan Kunjungan Belajar ke Kebun Binatang Gembiraloka. Sebanyak 25 siswa dan 2 guru pendamping ikut dalam kunjungan tersebut. Kunjungan Belajar ini bertujuan agar siswa mengetahui tentang nama , makanan, habitat dan cara berkembang biak hewan yang terdiri dari Ovipar, Vivipar dan Ovovivipar. Setiap Siswa diberikan lembar tugas untuk meneliti, bertanya dan mencatat tentang hewan yang ditemui di Kebun Binatang. Siswa tampak Antusias dan serius berjalan dari kandang satu ke kandang yang lain kemudian aktif bertanya dan mengerjakan lembar tugas yang telah diberikan. ” Mi, aku tadi belajar banyak hewan di gembiraloka...ngasih makan juga...jadi tahu cara berkembang biak hewan...asyiik dan menyenangkan pokoknya” Ujar Siswa Muhammad Nasiruddin kepada ibunya seusai kunjungan di Gembiraloka. “Alhamdulillah anak-anak sangat antusias diajak terjun langsung belajar tentang berbagai macam hewan disini...” Tutur Pak Briliannaka Rawshan Fikri wali kelas 3.

Berlatih Berbagi dengan Berqurban

Selasa, 05 September 2017

YOGYA, 4 September 2017 Dalam rangka memperingati Hari Raya Idhul Adha 1438 H SD juara Yogyakarta menyelenggarakan berbagai acara baik untuk siswa dan juga orang tua siswa. Tema Qurban kali ini adalah “BERLATIH BERBAGI DENGAN BERQURBAN” Acara Parenting yang biasa rutin digelar setiap bulan kali ini diisi dengan Sosialisasi Rumah Zakat oleh Branch Manager Rumah Zakat Cabang Yogyakarta Ibu Warnitis dan Pengajian Hikmah Qurban oleh Ustadz. H. Ahmad Mustafid, M.Hum. Alhamdulillah Orang Tua khusyu mendengarkan himah qurban dari pembicara. Sementara itu untuk Siswa kelas 1 -3 diadakan acara menggambar dan mewarnai dengan tema qurban sedangkan kelas 4-6 membuat kreasi kain flanel dengan tema yang sama. Siswa tampak tekun dan asyik mengerjakan berbagai kreasi kain flanel. Untuk Idhul Adha 1438 H tahun ini Alhamdulillah ada 3 shohibul Quran yang menunaikan Qurban di SD Juara dan hasil infak siswa yang telah terkumpul dibelikan satu ekor kambing yang kemudian disembelih dan dibagikan berupa daging mentah untuk masyarakat yang tidak mampun di sekitar SD Juara. Semoga dengan berbagi kepada masyarakat yang tidak mampu akan tumbuh jiwa sosial, semangat berbagi dan berqurban didalam diri siswa.

Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga