Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Pengumuman Tes Recruitment LSU SD Juara Yogyakarta

Kamis, 15 Oktober 2015


Berikut Nama-nama peserta seleksi calon Learning Support Unit (LSU) SD Juara Yogyakarta:
1 Adha Triyuliana 2 Ai Mulyani 3 Annisa Adya 4 Annisa Nursanti Ardhina 5 Arista Abriawati 6 Dian Prafita Sari 7 Dian Wulandari 8 Dwi Ratna Ningsih 9 Farida Agustin Riyanda Putri 10 Ghassani Luthfi Izazi 11 Maulana Sulistio Aji 12 Novita Susanti 13 Nuraini Putri Permatasari 14 Ramon Ananda Paryontri 15 Rita Septyaningrum 16 Rochimah 17 Rofiqoh Khoirunnisa 18 Siti Aminah 19 Sri Handayani 20 Wadianto 21 Yanu Ariyanti


Diinformasikan kepada para pelamar calon Learning Support Unit SD Juara Yogyakarta. Bahwa seleksi penerimaan LSU akan dilaksanakan pada : Hari : jum'at dan Sabtu, 16-17 Oktober 2015 Waktu : 08.00-selesai Tempat : ruang kelas 4, lantai 2 gedung SD Juara Yogyakarta
Jadwal seleksi : Hari I : tes psikologis Hari II : tes keilmuan dan wawancara Alat yang perlu dibawa : alas menulis, ballpoint. Mohon kehadiran tepat waktu. Atas perhatian saudara kami ucapkan terima kasih. (Panitia Seleksi calon LSU SD Juara Yogyakarta)

Mengenang Kekejaman Komunis, Siswa SD Juara Jogja Nonton Bareng Film G30S PKI


Yogyakarta,- Sudah sekian lama film pengkhianatan Gerakan G 30S/PKI tidak diputar. Terhitung sejak tumbangnya orde baru pada tahun 1998. Pada bulan september pada tahun itu pula pemerintahan baru tidak menayangkan kembali film pengkhianatan G 30 S PKI. Sudah hampir 17 tahun lamanya film ini sudah tidak diputar kembali sehingga banyak diantara generasi muda sekarang tidak mengenal kembali tentang kekejaman pengkhianatan G 30S PKI. Tidak sedikit diantara kalangan masyarakat yang setuju dengan tidak diputarkan kembali film ini, namun banyak pula diantara kalangan masyarakat yang sepakat untuk memutarkan kembali film kekejaman Gerakan G 30 S PKI.

Terlepas dari pro dan kontra dari pemutaran Gerakan G 30 S PKI ini, SD Juara Yogyakarta menganggap penting untuk kembali memutarkan film ini. Dalam hal ini SD Juara melihat sisi lain terkait dengan ajaran, kepercayaan, dan keyakinan komunis yang bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam. Sehingga dalam hal ini SD Juara Yogyakarta mencoba melakukan penayangan kembali film ini karena kita ingin  jangan sampai para generasi muda tidak mengetahui sejarah kelam gerakan Komunis di Indonesia.

Selain itu pemutaran kembali film ini untuk mengedukasi kepada anak-anak untuk mewaspadai ancaman gerakan Komunis ini yang mulai menampakkan kembali di negeri ini. Dan Alhamdulillah anak-anak pun cukup antusias menyaksikan film yang didominasi oleh warna hitam putih tersebut. Setelah nonton bareng tersebut  anak-anak menjadi tahu tentang sejarah kelam kekejaman G 30 S PKI. 

Peringati Hari Pangan Se-Dunia SD Juara Jogja Pawai Keliling Bagikan Telo

Rabu, 14 Oktober 2015



Yogyakarta,-  Pada hari Jumat 25 September 2015 siswa-siswi SD Juara Yogyakarta masuk seperti biasanya setelah dua hari libur dalam rangka idul adha. Anak-anak masuk kelas diawali dengan kegiatan Sholat Dhuha secara berjamaah di Masjid. Namun pada hari ini ada hal yang berbeda yang Istimewa di SD Juara Yogyakarta. Setelah anak-anak selesai melaksanakan sholat Dhuha, anak-anak mendapatkan pengumuman untuk berkumpul di lapangan sekolah. Merekapun belum tahu kenapa ia dikumpulkan di lapangan sekolah. Surprise....! mereka mendapatkan bingkisan yang isinya makanan Telo.

Pembagian makanan Telo rebus kepada siswa-siswi SD Juara ini menandai dimulainya peringatan Hari Pangan se-Dunia Tahun 2015. Acara peringatan Hari Pangan Se-Dunia (HPS) ini dilaksanakan pada tanggal 25 September 2015 bekerjasama antara SD Juara Yogyakarta dengan Rumah Zakat cabang Yogyakarta. Pada peringatan HPS tahun ini SD Juara Yogyakarta selain membagikan makanan Telo kepada siswa-siswinya juga dilakukan pawai keliling dalam rangka mengkampanyekan kepada masyarakat untuk kembali kepada produk-produk makanan lokal khas Indonesia. Pasalnya berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) setidaknya ada 10 komoditas pangan yang diimpor oleh Indonesia seperti beras, jagung, kedelai, kentang, singkong, dan kentang. Padahal jika pangan lokal dikembangkan dengan maksimal bisa menjadi produk ekonomi berdaya saing tinggi, ujar koordinator aksi Bangun Setyo Nugroho.


Lebih lanjut Bangun Setyo Nugroho mengatakan, kami prihatin dengan semakin banyaknya pangan impor dan aneka makanan yang telah menjajah bangsa Indonesia. Banyak makanan lokal seperti singkong/telo, uwi, gembili, ganyong, garut belum banyak dimanfaatkan. Pemerintah justru melakukan impor makanan. Komoditas pangan lokal semakin terpuruk, ini dikarenakan budaya masyarakat Indonesia yang lebih suka mengonsumsi makanan produk luar.

Maka dari itu dalam aksi pawainya, SD Juara Yogyakarta kembali mengajak masyarakat untuk kembali ke makanan lokal. Dalam ajakannya tersebut SD Juara secara nyata ditandai dengan membagi-bagikan makanan telo yang sudah direbus kepada masyarakat pengguna jalan di sekitar perempatan Tukangan Jalan Gayam Gondokusuman Yogyakarta. Selain itu  dibagikan pula brosur-brosur ajakan untuk kembali mencintai produk-produk makanan lokal.




Lowongan LSU SD Juara Yogyakarta 2015

Jumat, 18 September 2015

Dibutuhkan seorang LSU ( Learning Support Unit) dengan kriteria :
1. Muslim/Muslimah
2. Sarjana jurusan Psikologi atau Pendidikan BK
3. Menyukai dan mampu mendidik anak-anak.
4. Berwawasan luas
5. Mampu bekerja team
6. Menyukai tantangan
7. Fasih membaca Al Quran



Lamaran lengkap ditujukan kepada Kepala SD Juara,Jl.Gayam No.9 Yogyakarta paling lambat 15 Oktober 2015.

Informasi lebih detail silahkan datang langsung ke kantor SD Juara Yogyakarta.

TEKA-TEKI SILANG CANGKRIMAN BAHASA JAWA KELAS 3

Selasa, 08 September 2015

Created by: Aris Nurkholis


PERTANYAAN:
MENDATAR
3.  Dikethok malah tambah dowo
4.  Ana titah duwe gulu tanpa sirah, suwe silit nanging ora tau bebuwang
5.  Pitik walek sobo kebun
7.  Bocah cilik blusak blusuk nang kebon
9.  Emboke wuda anake tapihan
10.  Panganan khas ngayogyokarto
11.  Wujude kaya kebo, ulese kaya kebo, lakune kaya kebo, nanging dudu kebo
13.  Dicakot bongkote sing kalong pucuke

MENURUN
1.  Sawah rong kedhok galengane mung siji
2.   Mboke di elus-elus, anake di idhak-idhak
3.  Bocah cilik nggendong omah
6.  Rasane padha karo jenenge (buah)
7.  Duwe rambut ora duwe endhas
8.  Rasane padha karo jenenge
12.  Sego sekepel di rubung tinggi


PUISI : Mawar Merah Karya Kelas 3 SD Juara Jogja

Jumat, 28 Agustus 2015


BUNGA MAWAR

Oleh: Anisa

Dari dulu hingga sekarang disukai banyak orang
karena baumu yang harum semerbak

Warnamu yang beraneka ragam
Membuat kebunku begitu indah
Kurawat dan kusirami engkau setiap hari
Sehingga engkau tumbuh subur

Oh.. bunga mawar yang indah
Berbungalah engkau selalu agar kebunku tetap indah

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

BUNGA MAWAR

Oleh: Hisan

Terkesima aku memandangmu
Tak rela aku bila kau dipetik
Tak jemu-jemu aku memandangmu
Oh.... bunga mawar

Tapi hati-hati kawan
Dibalik indahnya bunga mawar
Ada duri dibatangnya
Laksana pelindung bagi bunga mawar.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

SEKUNTUM MAWAR

Oleh: Aliya

Segar merekah...
Semerbak aroma mawar merah
Setiap gadis selalu memujamu
Indah... Merah penuh semangat

Segar merekah....
Bunga pujaan sepanjang masa
Bunga para raja-raja
Keindahanmu lambang kasih dan keabadian.

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------

Mawar Merah Yang Istimewa

Oleh : Zolafa

Mawar merah....
Dari kuncup hingga mekar kau memikat hatiku
Tak hanya warna dan bentukmu yang menawan
Tetapi juga keharumanmu

Semerbak mewangi merasuk
Hingga keseluruh jiwa ini
Siapakan yang tak tertawan oleh kecantikanmu

Wahai bunga mawar yang merah..
Hampir seluruh jiwa-jiwa manusia mengistimewakan dirimu

Penerimaan Siswa Baru SD Juara Jogja 2015/2016

Rabu, 11 Maret 2015



SD Juara Yogyakarta merupakan sekolah gratis berkualitas yang didirikan oleh Rumah Zakat (RZ) sebagai bentuk kepedulian dalam dunia pendidikan yang ditujukan untuk masyarakat miskin, yatim piatu dan dhuafa. Sekolah ini hadir untuk membantu mereka untuk mendapatkan akses sekolah dasar yang berkualitas dan gratis atau tidak dipungut biaya sedikitpun. Alhamdulillah saat ini telah hadir 11 SD Juara  di Indonesia yang tersebar di beberapa kota besar, salah satunya adalah SD Juara Yogyakarta. 

SD Juara Yogyakarta berdiri sejak tahun 2009 dengan pembukaan 3 kelas sekaligus yaitu kelas 1 bagi siswa baru, kelas 2 dan 3 bagi siswa pindahan. Sehingga saat ini SD Juara Yogyakarta sudah dua kali meluluskan peserta didiknya. Dan Alhamdulillah saat ini SD Juara Yogyakarta telah mendapatkan Akreditasi "A" dari Badan Akreditasi Nasional.

SD Juara Yogyakarta kembali membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SD Juara Jogja Tahun Pelajaran 2015/2016. Pendaftaran untuk gelombang dibuka mulai tanggal 1 Februari s.d. 31 Maret 2014. Dan akan dibuka pendaftaran gelombang 2 jika pendaftaran gelombang pertama belum memenuhi kuota.

Adapaun Syarat-syaratnya adalah sebagai berikut:

  1. Mengisi Formulir Pendaftaran (Formulir dapat di ambil langsung di kantor SD Juara Yogyakarta di Jl. Gayam No.09 Baciro-Gondokusuman-Yogyakarta)
  2. Fotocopy KTP kedua orangtua
  3. Fotocopy KK
  4. Fotocopy akte kelahiran
  5. KMS atau SKTM
  6. Gambar denah rumah (Untuk kebutuhan survey)
  7. Pas Photo 3 x 4 sebanyak 2 lembar


Fasilitas gratis yang akan di dapatkan oleh siswa baru:

1. Seragam sekolah
2. Seragam olahraga
3. Buku-buku pelajaran
4. Kegiatan ekstrakurikuler
5. Kegiatan Fieldtrip
6. Pemeriksaan kesehatan
7. Makanan tambahan bergizi (insidental)

Pendaftaran setiap hari aktif senin - jumat mulai kumpul 07.30 - 15.00
Langsung datang ke kantor SD Juara Jogja Jl. Gayam no. 9 Baciro, Gondokusuman - Yogyakarta. Info lebih lanjut kunjungi www.sdjuara-jogja.sch.id

Lomba Penulisan Artikel dan Features Kemendikbud 2015

Jumat, 06 Maret 2015

Lomba Penulisan Artikel dan Features Kemendikbud 2015 berhadiah jutaan rupiah ini digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2015. Lomba ini diselenggarakan oleh Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (PIH Kemdikbud).
Adapun  tema lomba ini adalah “Penguatan Pelaku Pendidikan: siswa, guru, orangtua, dan kepala sekolah”.
Selain tema besar, lomba ini juga mengusung beberapa subtema, yaitu meliputi:
a. Sekolah sebagai tempat yang menyenangkan
b. Pendidikan sebagai proses kegembiraan
c. Memuliakan guru
d. Peran orangtua dan guru dalam membangun karakter kejujuran siswa
Kriteria Lomba:
  1. Lomba penulisan artikel untuk guru dan/atau orangtua siswa, dan lomba penulisan karangan khas (features) untuk  wartawan media cetak.
  2. Artikel dan features adalah karya asli, tidak duplikatif atau replikatif.
  3. Artikel dan features belum pernah/tidak sedang diikutsertakan dalam lomba apapun.
  4. Artikel dan features telah dimuat pada media massa cetak (nasional, daerah, maupun media internal institusi) yang terbit di Indonesia. Kategori Artikel dimuat pada periode 1 November 2014 s.d 2 April 2015, sedangkan kategori Features dimuat pada periode 1 Januari s.d 2 April 2015.
  5. Tulisan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar.
  6. Peserta bukan pegawai Kemdikbud Pusat
  7. Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 naskah artikel dan features.
  8. Pengiriman naskah artikel dan features dilampirkan bukti pemuatan paling lambat tanggal 2 April 2015 (cap pos) dan diterima panitia paling lambat tanggal 7 April 2015, dikirim ke alamat panitia lomba: Pusat Informasi dan Humas, Gedung C lt. 4, Kemdikbud, Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270.
  9. Setiap peserta wajib melampirkan identitas pengirim yaitu: nama, alamat, email, nomor telpon/handphone, dan fotocopy kartu identitas KTP/SIM. Khusus wartawan untuk kategori features juga melampirkan kartu pers.
  10. Pengumuman hasil lomba melalui www.kemdikbud.go.id, facebook: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta twitter @kemdikbud_RI pada bulan Mei 2015. 12. 
  11. Keputusan panitia bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat. Panitia berhak menggugurkan pemenang apabila diketahui tidak sesuai dengan kriteria lomba. Informasi lebih lanjut, silahkan kunjungi laman http://www.kemdikbud.go.id
  12. Pemenang I, II, dan III tiap kategori berhak atas piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan uang tunai masing-masing sebesar:
          Juara I : Rp 10.000.000 (dipotong pajak)
          Juara II : Rp 7.500.000 (dipotong pajak)
          Juara III : Rp 5.000.000 (dipotong pajak)



Membuat Kreasi "Rumah" dari Barang Bekas

Kamis, 05 Maret 2015

Ada banyak cara agar anak-anak senang dan nyaman untuk belajar di kelas. Kenyamanan belajar di kelas menjadi sesuatu yang sangat penting untuk dihadirkan dalam setiap pembelajaran agar anak-anak mampu menerima dan menyerap materi pembelajaran yang diberikan oleh guru. 

Alasan inilah yang kemudian menggerakkan Wali Kelas 4 Pak Ali Hafidh untuk merancang pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan kepada siswa-siswinya. Pada kesempatan kali ini Pak Ali Hafidh melakukan kegiatan pembelajaran berbasis proyek yaitu pembuatan rumah idaman dari kardus bekas di kelas 4. Kegiatan pembelajaran ini dirancang berdasarkan Kompetensi Dasar (KD) pembelajaran tematik yaitu mengetahui berbagai alur cara dan pengolahan media karya kreatif.  
Dalam pembelajaran ini, pertama-tama guru membagi 6 kelompok untuk membuat rumah-rumahan dan anak membawa kardus yang tidak terpakai dari rumah masing-masing, anak berkumpul di kelas untuk mendesain rumah yang di inginkan kemudian setiap kelompok membuat rumah yang di inginkan. Berikut hasil karya yang dihasilkan oleh anak-anak kelas 4 :
 


Yanu, Dika, Abbi

Ihsan, Alim, Rio, Gilang

Rauf, Nabil, Alfath

Maghfirah, Meita, Dinda, Khoir

Wangi, Arnanda, Mutia


Kreasi Plastisin Siswa Kelas 3 SD Juara Jogja

Selasa, 03 Maret 2015

Dunia ini penuh imajinasi dan kreasi, banyak jalan menuangkan cerita dengan berbagai media, selain dengan pensil dan kertas, bercerita dapat juga melalui lilin plastisin, hasilnya sungguh luar biasa. Berikut adalah hasil kreasi siswa-siswi  kelas 3 SD Juara Yogyakarta.  

Siswa-siswi SD Juara Jogja selain dibekali dengan kemampuan akademis dan karakter dan sikap yang baik juga dibekali dengan kemampuan-kemampuan yang bersifat keterampilan atau skill. Salah satunya dalam hal ini siswa-siswi berkreasi membuat sebuah karya yang bahanya berasal dari plastisin. Kegiatan ini diadakan  pada Jumat, 27 Februari 2015. Kegiatan ini merupakan pembelajaran tematik dengan kompetensi dasar " Membuat karya imajinatif dari bahan lunak". Pada kesempatan ini siswa-siswi diberi kesempatan untuk berkreasi dengan membuat bentuk yang bertemakan alam sekitar. Berikut ini hasilnya:

Nuha dan Alya
Yuni dan Bella
Nabila dan Isma
Athif dan Putra
Athifah
Ashim dan Akbar
Asy-Syifa dan Lupita

Intan dan Yolanda






















































Zizi dan Rafi'





Huda dan Ridho

















Lomba Menulis Surat Remaja 2015 Berhadiah Total Rp36 Juta

Selasa, 24 Februari 2015

 

Jakarta, Kemendikbud --- Pemerintah terus berupaya mendukung peningkatan minat menulis dan membaca generasi bangsa melalui berbagai kegiatan. Salah satu kegiatan yang diselenggarakan pada tahun ini adalah Lomba Menulis Surat Remaja Nasional 2015.

Lomba Menulis Surat Remaja 2015 diperuntukkan bagi remaja berusia maksimal 15 tahun. Lomba ini berlangsung pada 9 Februari hingga 9 Maret 2015. Peserta harus menulis surat sesuai dengan tema yang diangkat, yaitu “Dunia yang Kamu Inginkan untuk Tumbuh dan Berkembang”.

Surat yang ditulis harus terdiri atas 500 s.d 800 kata. Surat tersebut dapat ditujukan pada teman, keluarga masyarakat di sekitar tempat tinggal, guru, tokoh yang diidolakan, keluarga, pemerintah, organisasi internasional dan lainnya. Bentuk dan teknik penyajian surat juga harus sesuai dengan tata penulisan surat pada umumnya , misalnya pencantuman tempat dan tanggal pengiriman, alamat surat yang dituju, salam pembuka/penutup dan tandatangan pengirim surat.

Kegiatan Lomba Menulis Surat Remaja 2015 ini diselenggarakan oleh Direktorat Pos, Ditjen Penyelenggaraan Pos dan Informatika, Kementerian Komunikasi dan Informatika. Selain sebagai ajang kompetisi untuk meningkatkan kreativitas, Lomba Menulis Surat Nasional juga bertujuan untuk memasyarakatkan layanan jasa pos.

Penyelenggaraan lomba ini juga sebagai bentuk partisipasi Indonesia dalam International Letter-Writing Competition for Young People 2015 yang diadakan oleh Universal Postal Union (UPU) atau Perhimpunan Pos Sedunia. Surat terbaik (pemenang pertama) akan diikutsertakan pada International Letter Writing Competition for Young People 2015. 

Para pemenang Lomba Menulis Surat Remaja 2015 akan mendapat penghargaan berupa trofi, sertifikat dan kompensasi hak cipta penulisan dalam bentuk tunai dengan perincian Rp17 juta untuk pemenang pertama, Rp10 juta untuk pemenang kedua, dan Rp9 juta untuk pemenang ketiga.

Karya (surat) selambat-lambatnya harus masuk pada 9 Maret 2015 (cap pos), dan dikirimkan ke alamat:
Panitia Lomba Menulis Surat remaja Nasional 2015

Direktorat Pos
Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika
Kementerian Komunikasi dan Informatika
Gedung Sapta Pesona, lantai 6
Jalan Medan Merdeka Barat No. 17
Jakarta 10110.

Untuk informasi lebih lanjut dapat menghubungi nomor telepon 0213835927, telepon selular 082112348144 (Wahyu) dan 081354764282 (M.Fadh), faks : 02138362870, dan email : prangko@postel.go.id. (Desliana Maulipaksi)

Lomba Foto Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2015

Minggu, 22 Februari 2015

 

Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2015, Pusat Informasi dan Humas Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (PIH Kemdikbud), menyelenggarakan Lomba Foto Bidang Pendidikan dan Kebudayaan 2015.

Tema Lomba adalah: “Penguatan Pelaku Pendidikan: siswa, guru, orangtua, dan kepala sekolah”

Subtema:
  1. Sekolah sebagai tempat yang menyenangkan
  2. Pendidikan sebagai proses kegembiraan
  3. Memuliakan guru
  4. Peran orangtua dan guru dalam membangun karakter kejujuran siswa

Kriteria Lomba:

  1. Kategori lomba foto meliputi 3 kategori yaitu kategori pelajar, kategori guru dan/atau orangtua siswa, serta kategori wartawan.
  2. Foto adalah karya asli, tidak rekayasa, duplikatif, replikatif, ataupun reproduksi.
  3. Foto belum pernah/tidak sedang diikutsertakan dalam lomba apapun.
  4. Fotografer bukan pegawai Kemdikbud Pusat.
  5. Pengambilan foto dapat menggunakan kamera DSLR, kamera saku, maupun kamera smartphone high resolution.
  6. Peserta dapat mengirimkan maksimal 5 foto.
  7. Pengiriman foto dalam format JPEG dengan ukuran maksimum 2,50 MB per foto, resolusi 72 per inch, berwarna (full colour), dan dibuat pada tanggal 1 Januari s.d 2 April 2015, ke email: lombafoto@kemdikbud.go.id, paling lambat tanggal 2 April 2015, pukul 16.00 WIB, dengan mencantumkan judul foto dan narasi singkat.
  8. Setiap peserta wajib melampirkan identitas pengirim yaitu: nama lengkap, akun twitter, alamat, email, nomor telpon/handphone, fotocopy Kartu Pelajar untuk pelajar, fotocopy KTP/SIM dan Kartu Keluarga untuk guru dan/atau orangtua siswa.
  9. Semua foto yang disertakan dalam lomba, wajib diunggah di akun twitter peserta dengan mention ke akun @kemdikbud_RI dan menggunakan tagar #lombafotokemdikbud.
  10. Khusus kategori wartawan, karya fotonya sudah pernah dimuat di media cetak atau media online, disertai bukti pemuatan dan melampirkan kartu pers.
  11. Karya Foto yang telah dikirim menjadi milik panitia untuk kepentingan publikasi dan hak siar Kemdikbud.
  12. Pengumuman hasil lomba melalui www.kemdikbud.go.id, facebook Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI, serta twitter @kemdikbud_RI pada bulan Mei 2015.
  13. Pemenang I, II, dan III tiap kategori berhak atas piagam penghargaan dari Menteri Pendidikan dan Kebudayaan dan uang tunai masing-masing sebesar:
          Juara I : Rp 10.000.000 (dipotong pajak)
          Juara II : Rp   7.500.000 (dipotong pajak)
          Juara III : Rp   5.000.000 (dipotong pajak)
  1. Keputusan panitia bersifat final dan tidak bisa diganggu gugat. Panitia berhak menggugurkan karya foto apabila diketahui tidak sesuai dengan kriteria lomba.

SD Juara Tanamkan Nasionalisme dengan Outbond

Senin, 26 Januari 2015





Dalam rangka menanamkan sikap dan karakter cinta tanah air pada siswa sekolah dasar, SD Juara Yogyakarta mengadakan kegiatan longmarch dan outbond yang berlangsung pada hari Sabtu, 24 Januari 2015. Kegiatan ini dilaksanakan di perbukitan pantai Parangtritis dengan jarak tempuh longmarch kurang lebih 5 km.


Kegiatan longmarch dan outbond ini diikuti sebanyak 50 peserta didik yang terdiri dari kelas 5 dan kelas 6. Peserta dibagi menjadi 8 kelompok yang masing-masing anggota kelompok berjumlah 6-7 siswa. Dalam kegiatan longmarch ini peserta akan melewati beberapa pos, dengan masing-masing pos ada perlombaan outbond yang harus dilalui oleh semua peserta. Perlombaan-perlombaan outbond yang ada disetiap pos dirancang dalam rangka penanaman dan penguatan rasa nasionalisme pada diri peserta didik.

Pada kesempatan ini Bangun Setyo Nugroho, S.Pd. selaku ketua panitia mengatakan bahwa kegiatan ini akan rutin diadakan setiap tahunnya dalam rangka menanamkan, memupuk dan mengembangkan serta menguatkan beberapa hal penting untuk generasi bangsa Indonesia yang akan datang, yaitu kedisiplinan, daya juang, pengorbanan, dan rasa cinta pada Bangsa dan Negara. Selain itu dalam kegiatan ini juga bertujuan agar peserta  dapat bersahabat dengan lingkungan alam, cinta pada alam dengan tidak merusak dan mencemari lingkungan alam sekitar.

Pada sesi pemberangkatan peserta mendapatkan pembekalan langsung dari Kepala Sekolah SD Juara Yogyakarta. Dalam sambutan pembekalan Ibu Budi Hadiastuti, S.Pd. selaku Kepala Sekolah SD Juara Yogyakarta memberikan sebuah panji yang harus dijaga dan dipertahankan dari berbagai pihak yang ingin menguasai dan merebut panji Bendera Merah Putih. Lebih lanjut Ibu Budi Hadiastuti menyampaikan pesan kepada semua peserta: “Ku titipkan bangsa Indonesia ini kepada kalian, berjuanglah, berkorbanlah untuk mempertahankan bendera Merah Putih ini. Jangan tergoda dengan berbagai tawaran/buaian materi dan jangan pula takut dengan berbagai ancaman dari berbagai pihak yang menginginkan bangsa ini lemah dan hancur”.


Setelah itu masing-masing kelompok peserta berangkat longmarch. Dalam perjalanan tersebut peserta akan melewati beberapa pos dengan berbagai perlombaan outbond. Diantaranya perlombaan meniti jembatan bamboo, single trik, water transfer, dll. Ditengah-tengah perjalanan tersebut mereka dihadapkan dengan orang-orang/berbagai pihak lainnya yang ingin merebut panji bendera Merah Putih yang mereka bawa. Orang-orang tersebut akan melakukan berbagai hal untuk merebut panji Bendera Merah Putih, diantaranya dengan cara memberikan bantuan, menukarkan dengan benda lain yang berharga, membelinya dengan sejumlah uang. Dan bahkan jika berbagai cara tersebut gagal, orang-orang tersebut juga berusaha merebut Bendera Merah Putih dengan cara paksa.

Diakhir acara semua peserta dikumpulkan dan dipandu dengan Kepala Sekolah semua peserta melakukan refleksi dari kegiatan outbond dan longmarch. Dan diantara mereka ada yang mampu mempertahankan panji Bendera Merah Putih yang di amanahkan kepadanya hingga di titik finish. Namun diantara mereka ada 2 kelompok yang terlena sehingga panji bendera Merah Putih di amanahkan kepadanya hilang direbut orang lain. Hal ini menjadi pembelajaran yang sangat penting bagi anak-anak di usia sekolah dasar, tentang bagaimana mempertahankan harkat dan martabat bangsa dan Negara Indonesia. Selain itu kegiatan juga mampu menguatkan perasaan cinta tanah air, rela berkorban, semangat juang demi Bangsa dan Negara Indonesia. (By. Aris Nurkholis, M.Pd.)

OZY, SISWA ISTIMEWA SD JUARA YOGYA YANG PANDAI BETERNAK

Selasa, 06 Januari 2015



Sejak masuk SD Juara Yogyakarta, Ozy sudah menjadi salah satu titik perhatian para guru sebab Ozy istimewa. Terlahir dari keluarga sederhana, Ozy belajar banyak hal mengenai kehidupan. Di usianya yang masih belia, Ozy dipercaya ibunya untuk mengelola jualan kue. Mulai dari proses produksi, penjualan, hingga pengelolaan keuangan. Dari sanalah Ozy belajar metematika realistik, yaitu matematika yang aplikatif dan dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

Di sekolah Ozy menjalani kehidupannya dengan wajar, selayaknya anak-anak lain, meskipun ia mengalami kesulitan dalam berkomunikasi. Saat berbicara artikulasinya kurang jelas dan butuh konsentrasi penuh untuk bisa “nyambung” saat berinteraksi.

Karena kemampuan akademis Ozy belum berkembang secara signifikan, eksplore dimulai dari test IQ sekedar untuk melihat kemampuan logika, linguistik dan visual spasialnya. Hasilnya menunjukkan bahwa kemampuan Ozy berada di rata-rata bawah. Dari sana eksplorasi dilanjutkan pada observasi Multiple Intellegences dengan melibatkan orangtua. Akhirnya pihak sekolah menemukan bakat Ozy yakni beternak.
Menurut pengamatan ibunya, Ozy telaten sekali membantu memelihara ayam milik kakeknya. Mulai menjaga para induk saat musim bertelur dan merawat telur telur itu hingga menetas.

Dari sini sekolah pun memberi kesempatan pada Ozy untuk beternak ayam sendiri dengan diberi modal yang cukup untuk membeli dua pasang ayam. Beberapa pekan berselang, Ozy sudah mulai melaporkan hasil ternaknya ke sekolah. Mulai dari jumlah telur yang dihasilkan, berapa yang ditetaskan, sampai untuk apa saja uang hasil penjualan telur digunakan.

Ozy juga belajar Bahasa Indonesia yang baik karena tuntutan untuk menawarkan telur kepada konsumen termasuk para guru. Selain itu, Ozy belajar manajemen keuangan karena dia harus mengatur berapa untuk ditabung dan berapa untuk beli pakan serta berapa yang boleh digunakan untuk jajan.

****

Itulah sekilas kisah Ozy, siswa SD Juara Yogya yang secara akademis kurang bagus, tapi memiliki kemampuan lebih dibidang peternakan. Sebenarnya, setiap anak itu memiliki potensi unik masing-masing, jadi tidak ada yang namanya anak yang bodoh. Yang ada adalah anak yang belum diketahui potensinya. Begitulah Sekolah Juara mendidik siswanya. Sekolah binaan RZ yang kini berjumlah 14 ini menjadikan setiap siswanya yang berasal dari keluarga dhuafa merasa juara dengan potensinya masing-masing.
Mari bantu lebih banyak lagi anak Indonesia untuk berprestasi sesuai potensinya masing-masing.

Rekening donasi : https://www.rumahzakat.org/layanan/via-transfer-atm/

Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga