Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Pendidikan Karakter Lewat Opera

Rabu, 20 November 2013

Membangun Generasi Beradab Bersama SD Juara Jogjakarta
(Sekolah Gratis Berkualitas Binaan Rumah Zakat)



Pendidikan Karakter akan terus menjadi agenda besar di negeri ini, khususnya di dunia pendidikan. Semua upaya dilakukan demi keberhasilan agenda ini.

Karena sesungguhnya Pendidikan karakter ini mengarah pada bagaimana mendidik generasi bangsa ini menjadi bangsa yang beradab maka rujukan yang akan digunakan adalah satu generasi yang agung dan mulia, yang memiliki peradaban tinggi dan nilai nilai kemanusiaan yang Rabbani.Merekalah generasi yang dibangun oleh Rasulullah Muhammad SAW yang kemudian diikuti oleh para sahabatnya.

Untuk itu SD Juara Jogjakarta (Sekolah Gratis Berkualitas Binaan Rumah Zakat)  bermaksud menggelar acara dengan tema “Parenting Entertraining Juara Muhammad Tauladanku (Spirit Boom mendidik Anak Beradab)”. Acara yang akan diselenggarakan pada tanggal 1 Desember 2013 ini dikemas seperti opera dengan harapan akan lebih mudah dicerna dan dimaknai oleh Audiense mengingat seminar dan workshop dengan tema yang sama sudah terlalu banyak dilakukan dan mungkin sudah terlalu sering diikuti. Akan ada lagu, Puisi,monolog dan Dialog yang dirangkai menjadi satu kemasan acara pagelaran seni dan Muhasabah mulai dari jam 08.00 WIB – 14.30 WIB. Didukung oleh siswa siswa SD Juara Jogjakarta berserta segenap guru yang akan memainkan opera di gedung Multpurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Acara ini didukung oleh SDI (Sygma Daya Insani) sebuah penerbit buku buku ensiklopedi yang banyak menerbitkan buku tentang pengenalan Allah Rasulullah Muhammad SAW.

Semoga menjadi inspirasi.

SD Juara Jogja Field Trip ke Sogan Batik bersama Ardian Transport

Selasa, 19 November 2013

SD Juara Jogja Field Trip ke Sogan Batik bersama Ardian Transport


          
Kamis, 2 Mei 2013 , Senyum Community berkerjasama dengan Ardian Transport mengadakan kegiatan wisata bisnis dengan SD Juara Yogyakarta (Rumah Zakat). Kegiatan ini diikuti oleh murid-murid SD Juara Jogja yang didampingi oleh bapak-ibu guru. Kegiatan ini bertempat di Sogan Batik Rejodani, Ngaglik, Sleman. Peserta dan Panitia kumpul di SD juara pukul 08.00 WIB, dan keberangkatannya pukul 08.30 WIB, dan sampai di Sogan Batik pukul 09.00 WIB.

Pada acara ini ada sosialisasi dan penjelasan dari pengelola Sogan Batik Rejodani yaitu Bapak Taufik kepada siswa-siswi SD Juara, Pada kesempatan ini Bapak Taufik menjelaskan kepada siswa-siswi SD Juara tentang Sejarah Sogan Batik, Alat dan bahan pembuatan batik, dan proses pembuatan batik. Lebih lanjut Bapak Taufik menjelaskan tentang produk-produk yang telah dihasilkan oleh Sogan Batik Rejodani.
Dalam sesi tersebut, siswa-siswi SD Juara sangat antusias dalam memperhatikan penjelasan tentang batik sogan rejodani. Di akhir sesi  banyak para murid yang bertanya kepada bapak Taufik untuk mengetahui lebih jauh tentang pembuatan batik.

Setelah itu, anak-anak langsung melihat proses  pembuatan batik, dari mulai membuat motif batik, proses pewarnaan,  proses penghilangan lilin batik dengan cara pengerakan dan melarod   dan tahap terakhir adalah proses pencucian dan penjemuran.

Setelah melihat proses pembuatan batik, anak-anak menuju tempat koleksi-koleksi hasil dari kerajinan batik, seperti baju batik, selendang, dan pernak-pernik lainya, mayoritas koleksi tersebut adalah baju-baju batik. Bahkan beberapa siswa mencoba melakukan proses membatik.

Kegiatan ini ditujukan untuk murid-murid SD Juara agar dapat menambah wawasan mereka tentang batik dan mengetahui proses pembuatan batik. Menurut Dinda salah satu murid kelas 2 saat di wawancarai,  “senang sekali dengan kegiatan ini, karena bisa belajar membatik secara langsung”, ujarnya.

Salah satu Guru yang ikut mendampingi Murid-murid, namanya Ibu Tri Pendamping kelas 1 bahwa acara ini sangat bagus, karena mendukung pelajaran SBK, karena kelas 4,5,6 ada mata pelajaran SBK, yaitu Batik juga, jadi anak-anak bisa mengetahui proses langsung pembuatan batik dan melihat koleksi-koleksi batik secara luas. “Kendala-kendalanya hanya susah dalam mengkondisikan anak-anak agar bisa tertib. Maklum saja, karena anak-anak itu masih suka bermain kesana kemari, jadi harus butuh ekstra untuk menkondisikan anak-anak “,imbuhnya

Ibu Tri berharap dengan adanya dari Senyum Community untuk kedepannya  kegiatan ini tetap berkelanjutan menjadi positif dan bermanfaat. Karena dengan kegiatan ini bisa membantu anak-anak dalam belajar dan menghibur anak-anak. Tapi yang menjadi saran hanya saja dari pihak senyum community tidak ada sesi perkenalan, jadi dari pihak sekolah tidak tahu nama-nama dari panitia, dan bingung kalau mau memanggil kakak-kakak dari senyum community.

Kegiatan proses belajar membatik ini pun berlangsung hingga pukul 11.30, dan dilanjutkan dengan ishoma. Pukul 13.00 kegiatan ini pun selesai dan seluruh peserta pulang menuju SD juara. (sumber: Senyum Komunity)


SD Juara Jogja: Juara 1 Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) ke-21 LIPI 2013

Senin, 18 November 2013





Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia mengadakan kompetisi ilmiah yakni Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) Ke-21.

"Kegiatan rutin setiap tahun ini merupakan wujud komitmen LIPI dalam menghargai karya dan kreativitas ilmiah anak bangsa dengan menjaring 2.500 karya inovasi penelitian dan 103 finalis," kata Kepala Biro Kerja sama dan Pemasyarajatan Iptek (BKPI) Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono di Jakarta, Kamis (14/11013).

Pameran karya ilmiah dan presentasi finalis mulai diselenggarakan pada tanggal 14 November 2013 dan ditujukan bagi siswa, mahasiswa, dan guru, dan pengumuman pemenang pada tanggal 15 November 2013 bertempat di LIPI Jakarta.

Tim Dewan Juri Kompetisi Ilmiah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Tahun 2013 mengumumkan para pemenang Lomba Karya Ilmiah Guru ke-21, Jumat (15/11) lalu, di Widya Graha LIPI Jakarta.

Adapun Pemenang Pertama tingkat SD LKIG 21 LIPI adalah Suranti, S.Pd dari SD Juara, Yogyakarta dengan judul karya tulis “Pengembangan Model Pembelajaran Outbound Kids dalam Meningkatkan Pemahaman Kesadaran Hak dan Kewajiban Anak di Kelas 1 SD Juara Yogyakarta”.

Dalam lomba tersebut, Suranti, S.Pd. memaparkan penelitiannya tentang pengembangan model pembelajaran outbond kids dalam rangka meningkatkan kesadaran hak dan kewajiban anak di kelas 1 SD Juara Yogyakarta. Dalam penelitiannya dapat disimpulkan bahwa pengembangan model pembelajaran outbonds kids dapat meningkatkan pemahaman kesadaran hak dan kewajiban siswa. Dalam pembelajaran outbond kids tersebut dilaksanakan dengan rancangan full game sehingga pembelajaran menjadi menarik dan menyenangkan.

Selain Lomba Kreativitas Ilmiah Guru (LKIG) ke-21. LIPI juga menyelenggarakan kompetisi ilmiah lainnya yaitu: Lomba Karya Ilmiah Remaja (LKIR) ke-45, National Young Inventors Award (NYIA) ke-6, dan Pemilihan Peneliti Remaja Indonesia (PPRI) ke-12.

Dalam lomba kompetisi tersebut masing-masing peserta finalis mempresentasikan karyanya masing-masing dihadapan para juri. Para dewan juri tersebut terdiri dari para peneliti LIPI, Direktorat Jenderal HAKI Kementerian Hukum dan HAM RI, Badaan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional, dan akademisi Universitas Indonesia, Universitas Negeri Jakarta, dan Institut Teknologi Bandung telah menyeleksi 2.500 karya inovasi. Dari ribuan karya tersebut, terseleksi 103 finalis yang masih berkompetisi lagi untuk menjadi para pemenang di setiap kompetisi.

Kepala Biro Kerja sama dan Pemasyarakatan Iptek (BKPI) LIPI Dr. Bogie Soedjatmiko Eko Tjahjono menyatakan, LIPI terus mendorong tumbuhnya kesadaran Iptek di masyarakat. “Kompetisi ini bukan mendidik untuk menjadi juara dan nomor satu, tapi mendorong untuk berpikir ilmiah. Sehingga, jika kelak mereka menjadi pengambil kebijakan, maka akan menggunakan pertimbangan ilmiah dalam proses pengambilannya,” jelas Bogie. Pemenang selain mendapatkan piagam dan piala, juga mendapatkan uang tunai. Namun lebih daripada itu tujuan utama dari kegiatan ini diharapkan agar mampu memotivasi para guru untuk mencintai iptek dan mengembangkan kreativitas melalui penelitian dan kesadaran budaya meneliti,” kata Ketua LIPI di awal acara.

Di olah oleh: Aris Nurkholis (dari beberapa sumber)


IJF Luncurkan Gerakan Indonesia Juara

IJF Luncurkan Gerakan Indonesia Juara


 
Bandung. Dalam rangka – perjuangkan pendidikan berkualitas yang merata bagi semua anak Indonesia, Indonesia Juara Foundation  (IJF) meluncurkan Gerakan Indonesia Juara di Auditorium FPMIPA Universitas Pendidikan Indonesia, Sabtu (16/11).

Gerakan ini tercetus karena melihat untuk memperoleh pendidikan berkualitas di Indonesia dibutuhkan biaya yang besar. “Sehingga untuk anak-anak yang berasal dari keluarga kurang mampu, memperoleh pendidikan yang berkualitas cenderung lebih sulit. Gerakan ini bertujuan agar anak-anak tersebut bisa mendapatkan pendidikan yang tak hanya gratis tapi juga berkualitas,” ungkap Ketua Gerakan Indonesia Juara, Arif Taat Ujiyanto.

Sepanjang 2013, Gerakan Indonesia Juara telah memberikan layanan pendidikan kepada 141.566 orang, mengelola Pendidikan Formal 14 Sekolah Gratis Berkualitas untuk masyarakat yang membutuhkan di 12 kota, dan membina 227 wilayah di 30 cabang penyaluran se-Indonesia.

“Pendidikan berkualitas yang diberikan bukan hanya terbatas pada hal-hal yang berbau akademik. Berkualitas berarti bahwa sekolah dapat memberikan pendidikan dan pegajaran sesuai dengan potensi dan minat para siswanya, sehingga mereka memiliki life skill,” kata Arif.

Salah satu siswa yang menerima pendidikan gratis berkualitas adalah Ilham. Saat ini Ilham duduk di bangku kelas VII SMP Juara Bandung. Meskipun penghasilan orang tuanya sebagai penjual agar-agar hanya Rp300.000 per bulan, namun Ilham tetap bisa mendapatkan pendidikan gratis berkualitas, bahkan memperoleh prestasi.

“Alhamdulillah Ilham pernah meraih medali perak dan perunggu dalam turnamen pencak silat tingkat Jawa Barat di tahun 2012 dan 2013. Dia pun tercatat sebagai penghafal Al Qur’an di sekolahnya,” ungkap Jajang Sudarsa, Kepala SMP Juara Bandung. (linda/sbb/dakwatuna)



Sumber:
 dakwatuna

SD Juara Jogja Mempersembahkan Entertraining Parenting Juara

Rabu, 13 November 2013

SD Juara Jogja Mempersembahkan:
Entertraining Parenting Juara 

" Spirit Boom Mendidik Anak Beradab"


Mendidik anak beradab bukanlah perkara yang mudah. Tantangannya pada masa kini semakin besar.  Keteladanan mempunyai peran yang sangat penting dalam mendidik anak-anak kita. Nabi Muhammad SAW adalah sosok teladan yang luar biasa dalam mendidik anak beradab. Bagaimana menghadirkan Allah SWT dan Rosulullah ke dalam jiwa buah hati kita? Temukan jawabannya pada acara Entertraining Parenting Juara “Muhammad SAW Tauladanku, Spirit Boom Mendidik Anak Beradab.

Dengan Menghadirkan Pembicara :
  1. Benny Triandi, SE. MA.  (Direktur Sygma Daya Insani)
  2. Sigit Baskoro, ST.   (Musisi, Prodeser dan Pencipta Lagu Anak Edukatif)
  3. Budi Hadiastuti, S.Pd.  (Kepala Sekolah SD Juara Yogyakarta, Rumah Zakat. Penulis dan Pencipta Lagu Anak Edukatif)
  4. Bunda Fatimah   (Pendiri Fun Math, Psikolog)

Waktu dan Tempat Pelaksanaan:
Hari/Tanggal       : Ahad, 1 Desember 2013
Pukul                  : 07.00 – 15.00
Tempat               : Gedung Multipurpose UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
                            Jl. Marsda Adisucipto Yogyakarta

Pemesanan Tiket:
Reguler                    : Rp. 50.000,- (free Lunch + CD Senandung Pesan Nabi)
VIP                         : Rp. 100.000,- (free Lunch + Al Quran)
(Tempat Terbatas)

Transer Pembayaran Tiket:
Rek. Bank Mandiri : 1300033355507
a.n. PT. Sygma Daya Insani

Dapatkan Doorprize Menarik Selama Acara Berlangsung Berupa Voucer Senilai Rp. 300.00,-

Pusat Informasi:
SDI Pusat                              : 022 7208298
SDI Yogyakarta                    : 0274 418309 / 081 328 814 479
Rumah Zakat Cabang Jogja   : 0274 377671
SD Juara Yogyakarta            : 0274 565849

Mari Hadir dengan 1000 orang lainnya sebagai keluarga pencinta Sirah Nabi.

Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga