Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Siswa Kelas Enam SD Juara Jogja Ikuti TPM

Selasa, 07 Maret 2017

Yogyakarta, 8 Maret 2017 alhamdulillah hari ini siswa  kelas enam SD Juara Jogja telah selesai mengikuti TPM/Tes Pendalaman Materi pada putaran pertama dari dinas pendidikan kota Yogyakarta. Kegiatan TPM ini berlangsung pada hari senin sampai hari rabu. Adapun jadwal pada hari senin adalah mata pelajaran Bahasa Indonesia, pada hari selasa mata pelajaran Matematika dan pada hari Rabu matapelajaran IPA.

TPM pada sekolah dasar ini merupakan salah satu uji coba untuk siswa sebelum mengikuti ujian sekolah yang akan diadakan pada bulan mei mendatang. Selain itu melalui kegiatan TPM ini siswa diharapkan terbiasa mengerjakan berbagai jenis soal yang berbeda, agar pada saat ujian siswa tidak lagi kaget dengan soal-soal ujian sekolah.

"awal mau ngikuti TPM aku udah belajar di rumah bu, tapi pas hari pertama TPM aku deg-degan, dan pas ngerjakan ternyata soalnya gampang-gampang susah bu, yang agak mudah soal bahasa indonesia, soal matematikanya agak susah dan banyak yang menjebak", tutur adinda kharisma saat di wawancarai terkait TPM putaran pertama ini.

Bapak bangun sebagai wali kelas enam juga menuturkan bahwa "Pada TPM putaran pertama ini ada kesalahan soal, ada beberapa soal yang menjebak serta  kurangnya ruang kelas sehingga satu ruangan kelas 6 harus disekat dengan pembatas untuk dijadikan dua ruangan sehingga menyebabkan kurang kondusifnya TPM".
news rooms: lilisdewiprastyawaty







Siswa kelas Lima Belajar IPA: Praktikum Sifat-Sifat Cahaya

Yogyakarta, 6 Maret 2017 cahaya merupakan radiasi elektromagnetik, baik dengan panjang gelombang kasat mata maupun yang tidak. Cahaya memiliki lima sifat antara lain cahaya merambat lurus, cahaya menembus benda bening, cahaya dapat dibiaskan, cahaya dapat dipantulkan dan cahaya dapat diuraikan. 
Untuk membuktikan sifat-sifat cahaya tersebut maka siswa kelas lima bersama bu khotim guru IPA melakukan pengamatan. Bahan dan alat yang digunakan antara lain: air, sendok, gelas, baskom, sumpit kayu, kopi, senter dan kaca.
Pertama-tama siswa melakukan pengamatan tentang cahaya yang dapat menembus benda bening. salah satu siswa diminta menyorotkan senter ke gelas yang berisi air bening, hasilnya cahaya dari senter masih terlihat. Kemudian air bening diberi kopi sampai berwarna hitam, ketika senter di sorotkan lagi cahaya tidak tampak terlihat karena tidak dapat menembus kopi yang gelap.
Praktikum kedua gelas diisi air bening lalu sendok dimasukkan ke dalam gelas, siswa diminta mengamati ukuran sendok. Hasilnya sendok kelihatan lebih besar dari aslinya, dan kemudian sendok diganti dengan sumpit kayu, ketika diamati sumpit terlihat seperti patah. Hal ini menunjukkan sifat cahaya mengalami pembiasaan karena cahaya melewati 2 media yang berbeda kerapatannya. 
Praktikum ketiga siswa memegang cermin kemudian senter dinyalakan di kaca, lalu tampak terlihat cahaya senter didinding papan tulis, hal ini membuktikan bahwa cahaya dapat dipantulkan. Dan yang terakhir baskom diisi air bening, kaca dimasukkan kedalam air yang ada dibaskom, dan ditaruh dibawah terik sinar matahari maka terjadilah penguraian warna putih dari matahari dan terbetuklah warna-warna pelangi yang bisa dilihat pada kaca di dalam air, dan karena cuaca yang kurang mendukung digunakanlah kertas. Salah satu siswa memegang kertas diarahkan ke sinar matahari dan tampaklah warna ketika dilihat dari kaca.
kata salah satu siswa "wah bu pelanginya terlihat", bagus ya....
Setelah selesai praktikum siswa pun berkeinginan mencoba dirumah..
newsrooms:lilisdewiprastyawaty





 

Ekstra Robotik SD Juara Jogja

Senin, 06 Maret 2017

Yogyakarta, 6 Maret 2017 Kegiatan ekstrakurikuler adalah salah satu program kegiatan yang dilakukan siswa di SD Juara di luar jam belajar kurikulum utama.  Dari beberapa kegiatan  ekstrakurikuler yang diikuti siswa adalah Robotik. Ekstrakulikuler robotik  diadakan sudah berlangsung beberapa minggu ini, dan yang mengikuti kegiatan ekstra robotik ini adalah siswa kelas 6 yang dibagi menjadi 2 kelompok putra dan kelompok putri.

Kegiatan ekstra yang dilakukan hari senin ini bertempat diaula SD Juara dengan pemadu bapak Bayu Ikhsan. Tujuan diadakannya ekstrakulikuler robotik adalah agar kemampuan berpikir dan berkreasi siawa dapat beradaptasi dengan perkembangan informasi  dan perkembangan teknologi yang saat ini berkembang semakin pesat. Selain itu melalui kegiatan ekstrakulikuler robotik ini dapat  merangsang berpikir sistematis dan terstruktur siswa dalam menyelesaikan suatu permasalahan, meningkatkan ketrampilan imajinasi siswa,  melatih kerjasama maupun kekompakkan siswa dalam kelompoknya serta dapat melatih kesabaran dan keuletan siswa.
 newsrooms: lilisdewiprastyawaty



Siswa kelas 3 Mengenal Pancasila

Minggu, 26 Februari 2017

Yogyakarta, 27 Februari 2017 Pancasila merupakan dasar falsafah negara indonesia yang terdiri dari 5 sila yaitu : ketuhanan yang maha esa, kemanusiaan yang adil dan beradab, persatuan indonesia, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia. 

Untuk mengenal dan memahami persatuan dan kesatuan maka pak bili wali kelas 3 memberi tugas kepada siswa kelas tiga mencari arti dari sila ketiga pada pancasila. Mula-mula siswa di bagi menjadi 5 kelompok yaitu kelompok belalang, kelompok ular, kelompok semut, kelompok badak dan kelompok pinguin. Kemudian setiap kelompok mencari informasi dengan bertanya/ wawancara ke pada salah satu bapak/ibu guru yang ada di ruang guru dan di ruang perpustakaan. Setelah memperoleh informasi, setiap kelompok melakukan diskusi dan presentasi didepan teman kelompok lainnya. 

Setiap kelompok memiliki kesimpulannya masing-masing, ada kelompok yang mengatakan bahwa sila ketiga mengandung arti bahwa kita harus saling menyayangi dan menghormati baik sesama suku maupun berbeda suku, etnis dan budaya serta bahasa. Kemudian ada kelompok lain juga yang memberi kesimpulan bahwa sila ketiga mengandung arti kita harus menjujung tinggi nilai persatuan dan kesatuan di indonesia. Itulah beberapa kesimpulan dari masing-masing kelompok, dan meskipun kesimpulannya berbeda-beda, namun setiap kelompok bisa saling menghormati hasil diskusi dari kelompok lainnya. Melalui kegiatan ini diharapkan siswa bisa mengerti dan menyamakan nilai persatuan dan kesatuan dalam kehidupan sehari-hari.
newsroom:lilisdewipratyawaty



Ekstra Wajib Panahan SD Juara Jogja

Rabu, 22 Februari 2017

Yogyakarta, 22 Februari 2017 Panahan adalah salah satu ekstra wajib di SD Juara Yogyakarta. Ekstra panahan ini wajib diikuti kelas atas yaitu kelas 4, 5 dan 6.  Kegiatan ekstra panahan ini bertempat di Kampung Siliran Panembahan Kraton yang dilaksanakan pada hari selasa khusus kelas 4 dan 5 putra, hari rabu khusus kelas 6 putra dan putri serta hari jum'at khusus kelas 4 dan 5 putri. 

Kegiatan ekstra panahan ini bertujuan untuk menyalurkan olahraga sesuai zaman rasulluah, menyiapkan ketangkasan untuk menghadapi masa yang akan datang, melatih konsentrasi, fokus dan berani mengambil keputusan, berprestasi, menyalurkan minat dan bakat di bidang olahraga, serta melestarikan kebudayaan panahan jemparingan (teknik memanah dengan cara duduk bersila menggunakan pakaian adat jawa komplit), panahan jemparingan bertujuan untuk menghormati sri sultan. 

Alhamdulillah kegiatan ekstra panahan ini mendapatkan apresiasi yang sangat baik dari berbagai pihak salah satunya adalah dari stasiun TV lokal Yogyakarta yaitu Kresna TV yang pernah meliput ekstra panahan SD Juara Yogyakarta pada hari jumat tanggal 3 februari 2017 lalu.
newsrooms:ammiruddin al haq




Praktikum Kelas Empat: Gaya mempengaruhi Bentuk Benda

Selasa, 21 Februari 2017

Yogyakarta, 22 Februari 2017 Gaya adalah suatu benda yang ditarik atau didorong. Gaya tidak bisa dilihat tetapi bisa di rasakan, Benda dapat bergerak karena timbulnya gaya. Jika Gaya tidak timbul maka benda tidak mungkin bergerak atau berubah kedudukannya. Untuk membuktikan pengaruh gaya pada bentuk suatu benda maka siswa kelas 4 melakukan praktikum sederhana bersama pak Aris nurkholis wali kelas 4. Oleh pak aris siswa dibagi menjadi beberapa kelompok dan diberi satu lembar kerja kegiatan siswa. Alat dan bahan yang digunakan antara lain balon, plastisin, dan kertas.




Pertama tama siswa meniup balon, kemudian mengamati perubahan yang terjadi pada balon tersebut. Setelah diamati, siswa mengambar bentuk balon di lembar kerja siswa sebelum dan sesudah  balon tersebut ditiup. Kemudian siswa melakukan percobaan ke dua yaitu dengan plastisin. Mula-mula plastisin digambar terlebih dahulu kemudian plastisin dibentuk dengan kedua tangan menjadi berbagai bentuk, setelah di bentuk dan diamati, plastisin yang telah dibentuk di gambar di lembar kerja siswa. Terakhir, pengamatan gaya mengubah bentuk benda dibuktikan dengan menggunakan kertas. Kertas disiapkan diatas meja kemudian sebelum dibentuk kertas digambar terlebih dahulu, kemudian  kertas diremas-remas dengan tangan dan hasil remasan kertas digambar dilembar kerja siswa. Setelah selesai melakukan pengamatan,  siswa berdiskusi dengan kelompoknya masing-masing, hingga didapat kesimpulan bahwa gaya mempengaruhi bentuk benda. 
newsrooms: lilisdewiprastyawaty 


Siswa SD Juara Smutlis Pagi Sebagai Wujud Rasa Cinta Terhadap Lingkungan

Senin, 20 Februari 2017

Yogyakarta, 20 Februari 2017 sekolah merupakan rumah kedua bagi siswa, dan menjaga lingkungan yang ada disekitar baik di rumah maupun disekolah adalah tugas warga sekolah untuk menjaga lingkungan sekolah agar terlihat bersih, nyaman dan terbebas dari penyakit. Saat ini banyak sekali guru-guru mengajarkan pentingnya menjaga lingkungan. Menjaga lingkungan ini pun menjadi salah satu rangkaian program yang wajib ada disekolah. Biasanya disekolah ada kebiasaan piket pagi maupun piket siang secara bergiliran, dan ada juga yang menerapkan program smutlis ( smutlis menit untuk taman dan lingkungan sekolah).





Salah satunya adalah di SD Juara yang menerapkan piket siang dan Smutlis. Smutlis menjadi salah satu rangkaian kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh seluruh siswa/i SD Juara Yogyakarta setiap pagi setelah dhuha bersama di masjid.  Siswa kelas 1 smutlis didepan halaman kelas dan ruang kelas, siswa kelas 2 menyapu koridor sekolah di lantai dua serta menyiram tanaman di dalam pot,siswa kelas 3 membersihkan taman belakang sekolah, siswa kelas 4 membersihkan halaam didepan kelas dan di kelas, siswa kelas 5 membersihkan halaman kelas,tangga dan menyiram tanaman yang ada dihalaman depan kelasnya dan kelas 6 membersihkan lapangan sekolah. Dengan adanya smutlis ini siswa diharapkan untuk terbiasa mencintai lingkungan yang ada disekitarnya dengan cara menjaga kebersihan.
newsrooms: lilisdewiprastyawaty 



Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga