Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Siswa SD Juara Kelas 3 Outing Class In Gembira Loka Zoo

Rabu, 14 September 2016

Rabu (2016/09/14), Siswa kelas 3 SD Juara Yogyakarta melakukan pembelajaran di luar kelas (outing class). Outing Class adalah salah satu program pembelajaran yang bertujuan memberikan informasi, keterampilan dan keahlian dasar tertentu sebagai sarana menumbuhkan kreativitas siswa serta menjadi salah satu media yang efektif dan efsien dalam menyampaikan ilmu pengetahuan. Selain itu outing class juga merupakan metode belajar yang sangat menyenangkan, mengajarkan kepada siswa untuk lebih dekat dengan alam. Melalui outing class ini pula kedekatan guru dan siswa dapat lebih terjalin erat.

Untuk kali ini siswa SD Juara Yogyakarta melakukan outing class di Gembira Loka Zoo. siswa yang berjumlah 21 ini  diajak berkeliling mengenal hewan dan perkembangbiakan hewan oleh wali kelas dan pendampingnya. Pada kesempatan kali ini pak Ali Hafidh (wali kelas 3) mejelaskan tentang perkembangbiakan hewan ovipar (bertelur), vivipar (melahirkan) dan ovovivipar (bertelur-melahirkan) kemudian siswa diberi tugas mencari dan membedakan serta menuliskan hewan - hewan yang termasuk kedalam tiga jenis perkembangbiakan tersebut. Siswa pun sangat senang dan antusias mengikuti outing class ini.






 

 

 

Mendampingi Dengan Cinta oleh LSU SD Juara Yogyakarta

Kamis, 08 September 2016

Jumat (2016/09/02), merupakan hari yang tidak seperti biasanya bagi bu Annisa Nursanti Ardhina atau yang biasa di sapa bu nisa. Karena pada hari ini beliau melakukan home visit sekaligus private treatment untuk salah satu siswa ABK kelas satu SD Juara Yogyakarta yang biasa di panggil mas bima.

Home visit ini dilakukan karena mas bima mogok sekolah dengan alasan dia di nakalin teman-temannya. dia menyebut temannya : raja musuh, kapten musuh, bos musuh, dan pasukan musuh. Bu Nisa pun melakukan treatment untuk kontrak belajar dengan mas bima dan alhamdullilah dengan berbagai upaya treatment, mediasi, dan menumbuhkan mindset positif dalam diri mas bima bahwa raja, kapten musuh dan pasukan musuh kini adalah teman yang baik akhirnya mas bima pun mau berkomitmen masuk sekolah.

Beberapa hari kemudian bu Nisa mengajak beberapa teman sekolah bima untuk bermain ke rumahnya. Wajah mereka tampak gembira bermain bersama dan terlihat kompak. Bahkan teman mereka ata dan nayif salah satu teman yang awalnya suka bermain pukul-pukulan dan berkata agak keras karena belum tahu kondisi bima yang ABK pun menjadi mengerti dan ketika usai sholat magrib, nayif dan ata berdoa kepada Allah" Ya Allah, jadikanlah Bima sebagai sahabatku, karena dia baik". dan keesokan harinya semua teman-teman di kelas satu mendapat agar-agar dari mas bima sebagai bukti tanda persahabatan yang hangat.

"Menaklukkan ego anak-anak itu jauh lebih mudah dibandingkan menaklukkan ego orang dewasa, mungkin di antara penyebabnya adalah jiwa mereka masih murni dan bersih, betapa cinta tak bisa dibayar dengan harga yang murah, butuh pengorbanan, menurunkan ego, melapangkan hati, meluaskan empati, dan membumikan emosi positif. Bahagianya saya melihat mereka berpelukan dan bermain bersama, setelah hampir 2 bulan lamanya melihat kondisi mereka jauh berkebalikan dari yang terekam dalam foto ini. Karena kalian, senyum dan tangis-haruku yang berselimut cinta tumbuh bersemi", tutur bu nisa LSU SD Juara Yogyakarta.






Pekan Berbagi Senyum SD Juara Yogyakarta: Belajar Membuat Konstruksi Bangunan Sederhana

Kamis, 18 Agustus 2016

Yogyakarta, Kamis (18/08/16) adalah hari kedua pelaksanaan Pekan Berbagi Senyum (PBS) di SD Juara Jogja. Kali ini, siswa SD Juara Jogja kedatangan seorang guru tamu yang luar biasa bernama pak Alfa Narendra. Beliau berprofesi sebagai seorang dosen di salah satu PT di kota Semarang, sekaligus saat ini sedang mengambil Program Doktoral di UGM Yogyakarta.

Hari ini pak Alfa berbagi tentang membuat konstruksi bangunan dari bahan yang sederhana kepada siswa kelas 4 SD Juara Jogja. Sebelum dimulai sesi berbagi oleh pak Alfa, Bu Annisa (LSU) selaku penanggungjawab acara PBS ini memberikan sedikit pengantar tentang profil singkat pak Alfa dan apa yang akan mereka lakukan hari ini. Setelah itu, sesi berbagi langsung diisi oleh guru tamu kita ini. Pertama-tama pak Alfa mencoba mencairkan suasana dengan membangun suasana yang hangat dengan anak-anak. Menyapa mereka dengan sapaan anak Juara. Yang kemudian dijawab dengan semangat oleh anak-anak dengan kata “Siiiiiaaaaaappp....”. Dan suasana semakin seru ketika pak Alfa mulai menggambar beberapa bentuk bangun datar di papan tulis untuk kemudian meminta anak-anak menyebutkan nama masing-masing gambar tersebut. Setelah itu, pak Alfa membagi siswa kelas 4 ke dalam 5 kelompok. Untuk kemudian mereka diminta untuk membuat bentuk dasar bangunan (tabung besar/kecil, segitiga besar/kecil, kubus besar/kecil). 

Setelah selesai membuat, anak-anak diminta mengujikan bentuk tersebut ke depan untuk diberi beban menggunakan botol bekas dan dijatuhi kelereng satu per satu. Begitu terus hingga kelompok terakhir. Mereka memperhatikan dengan seksama dan menghitung berapa banyak kelereng yang mampu ditahan bebannya oleh bahan bangunan replika yang mereka buat. Dan di akhir mereka bisa menyimpulkan bahwa bentuk tabung yang lebih kecil namun padat lah yang paling mampu menahan beban kelereng dalam botol paling kuat. Anak-anak sangat senang sekali. Di akhir sesi, seluruh siswa kelas 4 berfoto bersama pak Alfa dengan ceria dan bahagia.

Hari ini semua gembira dan tersenyum mendapat ilmu dan pengalaman baru. Terima kasih pak Alfa. Terima kasih Rumah Zakat.


Pekan Berbagi Senyum SD Juara Yogyakarta : merakit komponen raspberry (sejenis komputer) Secara sederhana

Yogyakarta, Selasa (16/08/16) adalah hari pertama pelaksanaan Pekan Berbagi Senyum (PBS) di SD Juara Jogja. Kali ini, siswa SD Juara Jogja kedatangan seorang guru tamu yang luar biasa bernama mbak Shinta Nuraisya Arizky. Beliau berprofesi sebagai RnD Engineer di Intelligent Technology Initiatives Yogyakarta.

Hari ini, mbak Shinta, begitu beliau biasa dipanggil, akan berbagi tentang cara merakit komponen raspberry (sejenis komputer) secara sederhana serta mengenalkan tentang open source di kelas 6. Awal memasuki ruang kelas 6 mbak Shinta disambut dengan senyum ceria anak-anak disertai dengan rasa antusias yang tinggi, dikarenakan mbak Shinta tersebut sudah membawa sebuah kotak yang bergambar menarik sekali.

Sebelum dimulai sesi berbagi oleh mbak Shinta, Bu Annisa (LSU) selaku penanggungjawab acara PBS ini memberikan sedikit pengantar tentang profil singkat mbak Shinta dan apa yang akan mereka lakukan hari ini. Setelah itu, sesi berbagi langsung diisi oleh guru tamu kita ini. Pertama-tama anak-anak diajak untuk melihat sebuah video animasi tentang komponen komputer sederhana. Baru sampai sesi ini mereka sudah tampak antusias sekali. Kemudian, dilanjutkan dengan mengenalkan komponen computer mini dan meminta beberapa anak untuk menyebutkan nama bagian-bagiannya. Mutia, salah satu siswi kelas 6, langsung maju dengan semangat dan menyebutkan nama-nama bagiannya dengan tepat dan cepat. Teman-temannya bersorak gembira. Suasana semakin semarak dan gembira.

Masuk ke sesi berikutnya, mbak Shinta mengeluarkan isi kotak yang sudah menyita perhatian anak-anak di awal tadi. Dan ternyata kotak tersebut berisi seperangkat komponen mini yang bernama raspberry. Perangkat tersebut dapat dirakit dengan alat-alat dan cara yang sangat sederhana dan beberapa anak pun antusias untuk mencobanya. Setelah dirakit, dan dihubungkan ke kabel LCD, raspberry tersebut berisikan beberapa software permainan edukasi, lagu-lagu daerah dan nasional, serta video-video mini yang mendidik. Anak-anak sangat senang sekali bisa mempraktekkan langsung. Sampailah di akhir sesi kegiatan, dan PBS hari ini ditutup dengan foto bersama mbak Shinta, dengan sebelumnya mbak Shinta membgaikan stiker lucu kepada semua anak.

Hari ini semua gembira dan tersenyum mendapat ilmu dan pengalaman baru. Terima kasih mbak Shinta. Terima kasih Rumah Zakat.



SEMARAK KEMERDEKAAN ALA SD JUARA YOGYAKARTA

Senin, 15 Agustus 2016

Yogya, 12 Agustus 2016 menjadi Jumat ceria dengan semangat kemerdekaan bagi SD Juara Yogyakarta untuk mengisi hari kemerdekaan yang akan jatuh tanggal 17 Agustus 2017 mendatang   SD Juara Yogyakarta mengadakan perlombaan yang seru untuk membakar semagat para siswa dan untuk mengingat kembali perjuangan para pahlawan. Perlombaan ini terbagi menjadi 3 level lomba diantaranya :
1. lomba kelas 1-3 meliputi  lomba lari kelereng, memasukkan pensil ke dalam botol, makan kerupuk sambil  duduk, dan balon kembar.
2. Lomba kelas 4-6 meliputi  lomba bakiak, egrang, cipta dan baca puisi perjuangan, dan menyanyi lagu kebangsaan.
3. Lomba Guru meliputi lomba bakiak, balon kembar dan estafet kelereng.
Para siswa dan guru bersemangat 45 dalam mengikuti perlombaan ini. Lomba ini diadakan untuk memupuk semangat kebersamaan, kerjasama dan daya juang siswa dalam menggapai keberhasilan.









 

Pengumuman Tes Recruitment LSU SD Juara Yogyakarta

Kamis, 15 Oktober 2015


Berikut Nama-nama peserta seleksi calon Learning Support Unit (LSU) SD Juara Yogyakarta:
1 Adha Triyuliana 2 Ai Mulyani 3 Annisa Adya 4 Annisa Nursanti Ardhina 5 Arista Abriawati 6 Dian Prafita Sari 7 Dian Wulandari 8 Dwi Ratna Ningsih 9 Farida Agustin Riyanda Putri 10 Ghassani Luthfi Izazi 11 Maulana Sulistio Aji 12 Novita Susanti 13 Nuraini Putri Permatasari 14 Ramon Ananda Paryontri 15 Rita Septyaningrum 16 Rochimah 17 Rofiqoh Khoirunnisa 18 Siti Aminah 19 Sri Handayani 20 Wadianto 21 Yanu Ariyanti


Diinformasikan kepada para pelamar calon Learning Support Unit SD Juara Yogyakarta. Bahwa seleksi penerimaan LSU akan dilaksanakan pada : Hari : jum'at dan Sabtu, 16-17 Oktober 2015 Waktu : 08.00-selesai Tempat : ruang kelas 4, lantai 2 gedung SD Juara Yogyakarta
Jadwal seleksi : Hari I : tes psikologis Hari II : tes keilmuan dan wawancara Alat yang perlu dibawa : alas menulis, ballpoint. Mohon kehadiran tepat waktu. Atas perhatian saudara kami ucapkan terima kasih. (Panitia Seleksi calon LSU SD Juara Yogyakarta)

Mengenang Kekejaman Komunis, Siswa SD Juara Jogja Nonton Bareng Film G30S PKI


Yogyakarta,- Sudah sekian lama film pengkhianatan Gerakan G 30S/PKI tidak diputar. Terhitung sejak tumbangnya orde baru pada tahun 1998. Pada bulan september pada tahun itu pula pemerintahan baru tidak menayangkan kembali film pengkhianatan G 30 S PKI. Sudah hampir 17 tahun lamanya film ini sudah tidak diputar kembali sehingga banyak diantara generasi muda sekarang tidak mengenal kembali tentang kekejaman pengkhianatan G 30S PKI. Tidak sedikit diantara kalangan masyarakat yang setuju dengan tidak diputarkan kembali film ini, namun banyak pula diantara kalangan masyarakat yang sepakat untuk memutarkan kembali film kekejaman Gerakan G 30 S PKI.

Terlepas dari pro dan kontra dari pemutaran Gerakan G 30 S PKI ini, SD Juara Yogyakarta menganggap penting untuk kembali memutarkan film ini. Dalam hal ini SD Juara melihat sisi lain terkait dengan ajaran, kepercayaan, dan keyakinan komunis yang bertentangan dengan nilai-nilai agama Islam. Sehingga dalam hal ini SD Juara Yogyakarta mencoba melakukan penayangan kembali film ini karena kita ingin  jangan sampai para generasi muda tidak mengetahui sejarah kelam gerakan Komunis di Indonesia.

Selain itu pemutaran kembali film ini untuk mengedukasi kepada anak-anak untuk mewaspadai ancaman gerakan Komunis ini yang mulai menampakkan kembali di negeri ini. Dan Alhamdulillah anak-anak pun cukup antusias menyaksikan film yang didominasi oleh warna hitam putih tersebut. Setelah nonton bareng tersebut  anak-anak menjadi tahu tentang sejarah kelam kekejaman G 30 S PKI. 

Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga