Blogger Widgets
News Update :

`

`
BERITA TERKINI :

Entri Populer

Merajut Kemandirian Melalui Perkemahan

Selasa, 12 Desember 2017

Yogyakarta, (5-6/12) SD Juara Yogyakarta menggelar kegiatan kemah juara di Kwartir Daerah XII Gerakan Pramuka atau yang lebih dikenal dengan nama Bumper Babarsari. Perkemahan yang diikuti oleh siswa/i dari kelas 4, 5, dan 6 ini bertujuan untuk melatih kemandirian anak-anak serta keberanian untuk mampu bertahan hidup di alam bebas (survival). Kegiatan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin langsung oleh Bu Lilik sebagai pembina upacara. Selaku kepala sekolah, Bu Lilik mengingatkan pada peserta kemah juara untuk menjaga sopan santun, bekerja sama serta memperhatikan kebersihan lingkungan perkemahan. Perkemahan yang dilaksanakan selama satu malam dua hari tersebut diisi dengan berbagai kegiatan diantarannya lomba membuat nasi goreng tanpa bumbu instan, lomba membuat dragbag, lomba hasta karya dari barang bekas, api unggun dan pentas seni, jerit malam serta jelajah alam. Yang menarik perhatian adalah ketika lomba memasak nasi goreng tanpa bumbu instan dimana mereka diharuskan menanak nasi menggunakan “kendil” dan “dandang” bukan ricekooker. Kemudian akting kesurupan kakak pembina dan beberapa guru di malam api unggun yang sempat membuat peserta kemah histeris dan ketakutan serta jerit malam yang menantang dan menguji nyali para peserta kemah juara. Kegiatan yang dilaksanakan setiap tahun sekali tersebut diharapkan mampu memberi kenangan tersendiri yang akan mampu membantu anak-anak menemukan jalan yang akan mereka pilih kedepannya dan survive dijalan tersebut. Karena selama perkemahan berlangsung Anak-anak diharuskan bekerja sama dengan teman satu regunya dalam menyiapkan tenda, memasak makanan yang akan mereka makan, dan kegiatan lainnya. Orang tua maupun wali dilarang berkunjung Selama kegiatan berlangsung.

Membuat Cilok

Hari ini (12/12) menjadi hari yang membahagiakan bagi siswa/i kelas 2 SD Juara Yogyakarta. Hal ini karena mereka akan belajar membuat cilok. Anak-anak tampak sangat bersemangat membuat Jajanan yang sangat digemari hampir semua anak sekolah ini. Dibantu oleh bu guru dan beberapa orang tua siswa, anak-anak turut serta membuat cilok. Mulai dari membuat adonan yang terdiri dari tepung terigu dan tepung kanji, tak lupa bumbu bawang putih, merica, ketumbar dan garam dimasukkan. Anak-anak semakin antusias tak kala mereka mendapat giliran membentuk adonan yang sudah jadi menjadi bulat-bulat kecil. Setelah cilok dibentuk bulat-bulat dan direbus anak-anak menikmati hasil jerih payah mereka dengan suka cita. Diharapkan dengan kegiatan ini anak-anak memahami bahwa apa yang biasanya mereka dapatkan sesungguhnya hasil dari proses panjang. Mereka juga diajak untuk selalu bersyukur sehingga tidak meggampangkan banyak persoalan.

Tamanisasi di Sekolah

Tanaman kini mulai disadari banyak pihak memiliki peran yang urgen dalam menciptakan harmoni dan kesejukan. Gempita tersebut turut disadari oleh SD Juara Yogyakarta dengan berusaha menciptakan taman hijau dilahan sempit. Untuk mewujudkan hal tersebut, pada hari selasa (12/12) siswa/i kelas 3 melaksanakan perapian dan penanaman kembali taman mini SD Juara Yogyakarta. Berbekal botol bekas air mineral, anak-anak dengan semangat membuat pot gantung dan mengganti tanaman yang telah rusak. Sistem vertikultur dipilih karena ketersedian lahan yang terbatas. Berbagai jenis bunga dan tanaman palawija serta sayuran ditanam. Harapannya dengan kegiatan ini anak-anak menyadari arti penting tanaman bagi keidupan manusia dan mereka memiliki pengalaman yang dapat diterapkan di rumah dan di lingkungan masyarakat masing-masing.

Classmeeting sd juara jogja

Rabu, 06 Desember 2017

Berbagai perlombaan dan nobar (nonton bareng) dipilih guna mengisi classmeeting yang dilaksanakan setelah UAS/PAS semester ganjil ini. Kegiatan ini dimaksudkan untuk penyegaran setelah ujian semesteran sekaligus ajang penyaluran minat dan bakat serta menjalin silahturahmi antar siswa. Clasmeeting yang dilaksanaakn sejak tanggal 27 november hingga 1 desember 2017 diisi dengan berbagai kegiatan. Pada tanggal 27 November kegiatan diisi dengan nobar (nonton bareng). Film "happy wedding" dipilih sebagai film nobar karena sarat pesan moral diantarannya tentang kemandirian, perasaan saling memahami dan kasih sayang antar ibu dan anak. Hari selanjutnya dilaksanakan berbagai perlombaan yang terdiri dari lomba Adzan, mtq, kaligrafi, badminton, menggambar dan mewarnai.

PAS dimasing-masing kelas

Selasa, 28 November 2017

Penilaian pendidikan adalah hal yang sangat penting dilaksanakan dalam rangka mengetahui sejauh mana kompetesi siswa sudah tercapai bedasarkan acuan Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Tahapan penilaian pendidikan dimulai dari ulangan harian, ulangan tengah semester, akhir semester, ujian sekolah dan ujian nasional. Penilaian Akhir Semester/PAS adalah kegiatan yang dilakukan oleh pendidik untuk mengukur pencapaian kompetensi peserta didik di akhir semester. Cakupan ulangan meliputi seluruh indikator yang merepresentasikan semua KD pada semester tersebut. Pada semester Ganjil ini SD Juara melaksanakan PAS dimulai pada hari senin tanggal 20 November sampai hari Jumat 24 November 2017, kemudian dilanjutkan akan dilanjutkan dengan class meeting yang diisi dengan perlombaan maupun remidial bagi siswa/i yang nilai PASy di bawah standar.

Sehat dengan Imunisasi DT

SD Juara Yogyakarta melaksanakan imunisasi DT (Difteri Tetanus) untuk siswa/i kelas 1 dan 2. Imunisasi yang dilaksanakan dalam rangka memperingati BIAS (bulan imunisasi anak sekolah) yang jatuh setiap bulan September merupakan upaya preventif pemerintah untuk memperkuat anak-anak Indonesia dari bahaya bakteri difteri dan tetanus. Difteri merupakan penyakit pada selaput lendir pada hidung serta tenggorokan yang disebabkan oleh bakteri. Penyakit ini dapat menimbulkan lapisan tebal berwarna abu-abu pada tenggorokan sehingga dapat membuat anak sulit makan dan bernapas. Sementara tetanus merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kelumpuhan, kejang, serta kekakuan otot. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri yang masuk melalu luka. Bekerja sama dengan Puskesmas Gondokusuman, SD Juara menggelar imunisasi DT bagi anak kelas 1 dan 2 pada 24 November 2017. Hampir semua anak mendapatkan imunisasi. Untuk beberapa anak yang sakit dan tidak masuk sekolah, imunisasi akan dilaksanakan langsung di Puskesmas Gondokusuman. Anak-anak tampak antusias dan bersemangat. Hanya beberapa anak saja yang menangis dan menolak untuk disuntik. Sementara anak lainnya mengaku tidak sakit dan memberi semangat temennya yang takut disuntik. Ada juga yang awalnya pura-pura kesakitan hanya untuk menakuti temannya pada akhirnya memberi semangat temannya untuk mau disuntik. Setelah disuntik anak-anak mendapatkan susu cokelat untuk mengapresiasi mereka yang berani untuk sehat dengan di imunisasi.

Hidup Sehat Tanpa Asap Rokok

Selasa, 21 November 2017

“Siapa yang tahu ada berapa banyak kandungan zat kimia dalam rokok” tanya tim CSF (Citra Sehat Foundation) RZ pada siswa/i SD Juara Yogyakarta. Anak-anak mulai berbisik-bisik mencoba menerka-nerka. Dalam asap rokok terkandung lebih dari 4.000 zat kimia diantaranya bahan cat, pemutih, dan bahan baterai jelas tim yang dimotori oleh Bapak Alvian yang membuat anak-anak terkejut karena perkiraan mereka meleset. Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional atau yang biasa disingkat HKN, Tim CSF menjelaskan tentang bahaya dari menghisap asap rokok atau tembakau. Rokok jika tidak dihisap bukanlah barang yang berbahaya. Yang berbahaya adalah ketika rokok dihidupkan dan asapnya terhisap. Momentum peringatan HKN yang ke 53, dimanfaatkan Tim CSF RZ untuk mensosialisasikan hidup sehat tanpa asap rokok di SD Juara Yogyakarta pada tanggal 17 November 2017. Rokok dipilih karena remaja dewasa ini semakin rentan menjadi perokok aktif apalagi di lingkungan keluarga dan masyarakat mereka belum mampu terbebas dari asap rokok. Di sisi lain data statistik dari berbagai sumber menunjukkan peningkatan secara signifikan terhadap perokok aktif dikalangan anak dan remaja. Materi Sosialisasi dikemas dalam bentuk yang menarik diantaranya menampilkan beberapa iklan rokok. Membeberkan peringatan secara tersirat maupun tersurat tentang bahaya merokok yang selalu ditampilkan dalam iklan. Data statistik tentang jumlah mereka yang terpapar rokok. Bahan dan kandungan rokok hingga peragaan tentang bahaya rokok menggunakan alat sederhana berupa botol air mineral bekas yang diisi air dan didalamnya dimasukkan asap rokok kemudian asap rokok diserap dengan tisu. Hasilnya membuat anak-anak terkejut karena tisu yang semula putih ketika terkena asap rokok berubah menjadi coklat dan kemudian hitam tergantung dari seberapa banyaknya zat yang terkandung dari rokok terhisap. Sosialisasi tentang hidup sehat bebas asap rokok diakhiri dengan wawancara khusus terhadap beberapa anak kelas 5 dan 6 terutama anak laki-laki. Mereka ditanya terkait pernah tidak merokok dan berapa kali pernah melakukannya. Hasilnya, hampir semua anak-anak laki-laki yang ditanya mengaku pernah merokok meski sekali. Acara ditutup dengan menandatangani lembar komitmen untuk tidak merokok dimanapun dan kapanpun oleh siswa/i kelas 5 dan 6. Lembar komitmen yang sudah ditanda tangani oleh anak-anak akan dipajang di depan kelas dengan harapan menjadi pengingat anak-anak setiap saat ketika mereka khilaf hendak merokok.

Kegiatan Sekolah

Artikel

 

© Copyright SD JUARA YOGYAKARTA 2010 -2011 | Design by Herdiansyah Hamzah | Published by Borneo Templates | Powered by Blogger.com | Redesign by Jendela Keluarga